Pemungut Cukai atau Orang Farisi?
Pw. Santo Siprianus
Halo para Sahabat Misdinar terkasih,
Hari ini, kita memperingati Santo Siprianus.
Siapakah Santo Siprianus?
Santo Siprianus adalah seorang religius, dia adalah seorang Uskup Kartago, teolog Kristen awal, dan martir dari Afrika Utara, yang hidup pada abad ke-3 Masehi.
Awalnya, ia dilahirkan dari keluarga Kafir, kaya dan berpendidikan tinggi. Namun akhirnya keluarga tersebut bertobat dan menjadi seorang Kristen, sehingga tidak kafir lagi. Keluarga ini menjalani kehidupan yang baik dan benar-benar taat beragama. Lalu, keluarga ini juga membagikan hartanya untuk orang-orang yang membutuhkan, termasuk orang miskin.
Santo Siprianus,
Akhirnya memasuki hidup suci dengan masuk menjadi bagian hidup orang religius, menjadi Imam. Akhirnya iapun diberikan kesempatan untuk menjadi seorang Uskup, dan diapun menjadi Imam pertama yang menjadi teolog pada masa itu, dan benar-benar ahli dalam memahami dan menguraikan isi Kitab Suci. Karena kemartirannya yang luar biasa hebat dalam perjuangkan hidup Kristiani, maka iapun akhirnya menjadi Martir. Santo Siprianus, akhirnya wafat pada 14 September 258 M, pada masa pemerintahan Kaisar Valeriantus.
Nah, teman-teman semua.
Lalu apa korelasi dengan bacaan hari ini?
Hari ini kita melihat bacaan dari Lukas 7: 31-35.
Namun, dari bacaan itu, kita ambil satu ayat pada Lukas 7:34:
Di situ tertuliskan:
Kemudian Anak Manusia itu datang, ia makan dan minum, dan kamu berkata: "Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang-orang berdosa.
Kutipan ayat di atas memberikan penegas kepada kita umat manusia, bahwa:
Tuhan itu pengampun, pemaaf dan memberikan kesempatan selalu pada semua orang untuk selalu melakukan kebaikan.
Bagi orang yang berbuat dosa, Tuhan selalu ada kesempatan untuk mereka bertobat.
Kita sebaiknya sebagai manusia, janganlah memberikan julukan seseorang dengan label orang jahat, orang berdosa, orang munafik, karena bagi Tuhan, kita semua adalah sama. Jadilah Pemaaf untuk sesama kita.
Teman-teman semua,
Demikian dulu untuk bahas Injil hari ini ya, semoga kita semakin memahami dan merenungkan Kitab Suci dengan hati kita.
Tuhan memberkati.

































