Sabtu, 25 Februari 2023

MINGGU PRAPASKAH I TAHUN A

HARI MINGGU PRAPASKAH I
Minggu,
26 Februari 2023

RITUS PEMBUKA

Pengantar: (Misa Pagi 06:00 WIB)

Saudara dan saudari yang terkasih dalam Tuhan Yesus,
Selamat pagi dan selamat datang di gereja Katedral Santa Gemma Galgani,
Pagi hari ini merupakan:

“Hari Minggu Prapaskah I”.

Tema hari ini adalah:

"Manusia Hidup Bukan Dari Roti Saja, Melainkan Dari Setiap Firman Allah."

MATEUS 4:4

            Saudara-saudara yang terkasih,

Upaya Iblis untuk mencobai manusia selalu ada, maka saudara-saudara terkasih janganlah kita takut akan cobaan Iblis. Namun sebaliknya, karena Kristus ada di tengah kita, sama ketika Iblis mencobai Tuhan Yesus, Tuhanpun tetap bisa mengalahkan Iblis tersebut. Oleh karena itu percayalah pada Yesus, maka hidup kita akan dikuatkan oleh Allah.

.............................................................................................................
Perayaan Ekaristi pada pagi hari ini akan dipimpin oleh Pastor ……………….....................................................................................

Di bangku-bangku umat sudah disiapkan teks “DOA ARAH DASAR KEUSKUPAN” marilah sebelum perayaan Ekaristi dimulai, kita doakan Bersama-sama.

(DOA ARAH DASAR), maka petugas wajib ada teks doanya.

“Dalam Nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus. Amin.

Allah, Bapa yang mahakasih,
kami bersyukur kepada-Mu
karena Engkau telah mengutus Yesus dari Nazaret berjalan
berkeliling ke desa dan kota untuk berbuat baik
Ia telah mengasihi kami setuntas-tuntasnya dengan
memberikan nyawa-Nya di kayu salib demi kebahagian kami.
Dan Engkau telah memberi-Nya kemuliaan dengan
membangkitkan-Nya dari kematian; kemuliaan yang akan
Kau anugerahkan juga bagi kami.

Utuslah Roh kudus-Mu kepada kami, umat-Mu di Keuskupan Ketapang,

agar Ia menumbuhkan cinta yang berkobar-kobar kepada Putera-Mu Yesus Kristus,
sehingga kami mampu menjadi murid-murid-Nya yang militan,
menciptakan persaudaraan yang sejati, beriman pada-Nya dengan tangguh,
membangun Gareja yang rapi tersusun, mengasihi sesama dengan murah hati,
dan melihat kemuliaan-Mu dalam alam ciptaan.
Demi Yesus Kristus Tuhan dan Pengantara kami. Amin
Santa Gemma Galgani, Pelindung Keuskupan Ketapang,
doakanlah kami. Amin.

Dalam Nama Bapa, Dan Putera Dan Roh Kudus. Amin

Kita siapkan hati dan pikiran kita untuk menyambut Ekaristi. 

Marilah kita nyanyikan lagu Pembukaan!

LAGU PEMBUKA:
LITANI ORANG KUDUS
(PS 128)
 

do=Bes
S. Tuhan kasihanilah kami U. Tuhan kasihanilah kami
S. Kristus kasihanilah kami U. Kristus kasihanilah kami
S. Kristus kasihanilah kami U. Tuhan kasihanilah kami

S. Allah Bapa di surga U. Kasihanilah kami.

S. Allah Putra, penebus dunia U. Kasihanilah kami.
S. Allah Roh Kudus U. Kasihanilah kami.

S. Allah Tritunggal kudus, Tuhan yang mahaesa, U. Kasihanilah kami.
S. Santa Maria Bunda Allah U. Doakanlah kami.
S. Santa Perawan termulia, U. Doakanlah kami.
S. Santo Mikael, Gabriel dan Rafael U. Doakanlah kami
S. Para Malaikat Allah U. Doakanlah kami.
S. Bapa Abraham U. Doakanlah kami.
S. Bapa Musa U. Doakanlah kami.
S. Bapa Elia  U. Doakanlah kami.
S. Santo Yohanes Pembaptis U. Doakanlah kami
S. Santo Yusuf dst...,
S. Para bapa bangsa dan para nabi

S. Santo Petrus dan Paulus,
S. Santo Andreas,
S. Santo Yohanes dan Santo Yakobus,
S. Santo Tomas, S. Santo Matius,
S. Segenap rasul kudus,
S. Santo Lukas,  S. Santo Markus,
S. Santo Barnabas,  S. Santa Maria Magdalena,
S. Semua murid Tuhan,

S. Stefanus, S. Santo Ignatius dari Antiokia,
S. Santo Polikarpus,
S. Santo Yustinus,
S. Santo Laurensius, S. Santo Siprianus,
S. Santo Bonifasius, S. Santo Paulus Miki,
S. Santo Karolus Lwanga,
S. Santa Perpetua dan Felisitas,
S. Santa Agnes, S. Santa Maria Goretti,
S. Beato Dionisius dan Redemptus,
S. Segenap para martir,

S. Santo Leo dan Gregorius,
S. Santo Ambrosius, S. Santo Hironimus,
S. Santo Agustinus, S. Santo Atanasius,
S. Santo Basilius dan Gregorius dari Nazianze,
S. Santo Yohanes Krisostomus, S. Santo Martinus,
S. Santo Sirilus dan Metodius,
S. Santo Karolus Borromeus, S. Santo Fransiskus de Sales,
S. Santo Antonius,  S. Santo Benediktus,
S. Santo Bernardus,
S. Santo Fransiskus dan Dominikus,
S. Santo Tomas dari Akuino, S. Santo Ignatius dari Loyola
S. Santo Fransiskus Xaverius, S. Santo Vinsensius,
S. Santo Yohanes Maria Vianey,
S. Santo Yohanes Bosko,
S. Santa Katarina, dari Siena,
S. Santa Theresia dari Avila,

S. Santo Ludowikus, S. Santa Monika,
S. Semua orang kudus Allah,


S. Tuhan Maharahim, dst
U. Bebaskanlah umat-Mu.

S. Dari segala kejahatan, S. Dari segala dosa,
S. Dari perangkap setan,
S. Dari kemarahan, kebencian dan niat jahat,
S. Dari kematian kekal,
S. Karena penjelmaan-Mu,
S. Karena kelahiran-Mu,
S. Karena pembaptisan dan puasa-Mu yang suci,
S. Karena salib dan penderitaan-Mu,
S. Karena wafat, pemakaman dan kebangkitan-Mu.
S. Karena kenaikan-Mu yang menakjubkan,
S. Karena pencurahan Roh Kudus,
S. Pada hari kedatangan-Mu yang mulia,

S. Kristus, Putra Allah yang hidup,
U. Kasihanilah kami
S. Engkau telah datang di dunia,
S. Engkau tergantung di salib,
S. Engkau rela wafat dan dimakamkan demi kami,
S. Engkau telah bangkit dari mati,
S. Engkau telah naik ke surga,
S. Engkau telah mengutus Roh Kudus ke atas para rasul,
S. Engkau duduk di sebelah kanan Bapa,
S. Engkau akan datang mengadili orang hidup dan orang mati,

S. Kami orang berdosa, dst
U. Dengarkanlah umatmu.
S. Sayangilah kami,
S. Sudilah mempertobatkan kami sungguh-sungguh,
S. Sudilah meneguhkan dan melestarikan pengabdian kami,
S. Sudilah mengganjar yang beramal kepada kami dengan kebahagiaan kekal,
S. Sudilah menganugerahkan kesuburan sawah ladang,
S. Kami mohon pengampunan,
S. Sudilah membebaskan jiwa kami, jiwa sanak-saudara dan penderma kami dari siksa kekal,
S. Sudilah memberikan istriahat kekal kepada kaum beriman yang sudah meninggal,
S. Sudilah menjauhkan dunia dari wabah, kelaparan, dan peperangan,
 
Permohonan berikut tidak boleh dilewati
 
S. Sudilah Engkau memerintah dan memelihara Gereja-Mu yang kduus,
S. Sudilah Engkau memelihara Bapa Suci dan segala pejabat gerejawi dalam pengabdian yang suci,
S. Sudilah Engkau memberikan damai dan persatuan kepada segala bangsa,
S. Sudilah Engkau memperkuat dan memelihara kami dalam pengabdian suci kepada-Mu,


S. Kristus, dengarkanlah kami.
U. Kristus, dengarkanlah kami.
K. Kristus, kabulkanlah doa kami.
U. Kristus, kabulkanlah doa kami.

atau PS 601   
Kasihanilah umat-Mu, Tuhan, kar'na maharahim Engkau. Dan hapuskan dosa, salah kami kar'na darah Putra-Mu.

Kami bagai anak-anak hilang, yang telah pergi dari-Mu. Pada-Mu sekarang kami pulang dalam tobat yang penuh.

Ulangan: Kanon sesudah bait 2
Hati kami buatlah bersih, dan sanubari pun berseri, agar bersorak-sorai lidah kami mewartakan kasih-Mu.

      
TANDA SALIB DAN SALAM -berdiri-
I. Dalam nama (†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
 
PENGANTAR  -berdiri-

SERUAN TOBAT (PS 339) -berlutut- 
(ditiadakan bila saat pembuka menggunakan Litani)        
I. Tuhan Yesus Kristus, akibat sikap Adam semua orang mati karena berbuat dosa, namun berkat jasa-Mu, semua orang memperoleh rahmat dan hidup.
K.  Kyrie, eléison
U.  Kyrie, eléison

I. Akibat ketidaksetiaan Adam semua orang berdosa, namun berkat ketaatan-Mu semua memperoleh rahmat.
K. Christe, eléison
U. Christe, eléison

I. Di padang gurun, di bawah pimpinan Musa, umat-Mu berkali-kali jatuh ke dalam dosa, tetapi di padang gurun pula Engkau memberi teladan bagaimana mengalahkan godaan.

K.  Kyrie, eléison
U.  Kyrie, eléison

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal

U. Amin.

DOA PEMBUKA -berdiri- 
I. Marilah kita berdoa:

(hening sejenak)
I.  Allah Yang Mahakuasa, kami menjalankan masa Prapaskah ini sebagai tanda pertobatan kami. Semoga kami semakin mengenal misteri Kristus dan mampu menghadirkan-Nya dengan hidup yang pantas. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.
  

LITURGI SABDA

BACAAN I (Kej 2:7-9; 3:1-7) -duduk-

 "Ciptaan pertama dan dosa asal."  

L. Bacaan dari Kitab Kejadian:

Ketika Tuhan Allah menjadikan langit dan bumi,
Ia membentuk manusia dari debu tanah
dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya.
Demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
Selanjutnya Tuhan Allah membuat sebuah taman di Eden,
di sebelah timur; di situ ditempatkan-Nyalah manusia
yang dibentuk-Nya itu.
Lalu Tuhan Allah menumbuhkan
berbagai pohon dari bumi yang menarik
dan yang baik untuk dimakan buahnya.
Di tengah taman itu Ia menumbuhkan pohon kehidupan,
serta pohon-pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
Dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh Tuhan Allah,
ular adalah binatang yang paling cerdik.
Ular itu berkata kepada wanita yang telah diciptakan Tuhan,
"Tentu Allah berfirman:
'Semua pohon dalam taman ini
jangan kamu makan buahnya,' bukan?"
Jawab wanita itu kepada ular,
"Buah dari semua pohon dalam taman ini boleh kami makan.
Tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah taman,
Allah berfirman, 'Jangan kamu makan
atau pun kamu meraba buah itu;
sebab jika kamu membuat hal itu,
kamu akan mati.'
Tetapi ular itu berkata kepada wanita itu,
"Kamu sekali-kali tidak akan mati!
Tetapi Allah mengetahui
bahwa pada waktu kamu makan buah dari pohon itu,
matamu akan terbuka,
dan kamu akan menjadi seperti Allah:
tahu tentang yang baik dan yang jahat.
"Wanita itu melihat bahwa buah pohon itu
baik untuk dimakan, dan sedap kelihatannya.
Lagi pula pohon itu menarik hati
karena memberi pengertian.
Maka ia mengambil dari buahnya,
lalu dimakan, dan diberikan juga kepada suaminya
yang bersama-sama dengan dia;
dan suaminya pun memakannya.
Maka terbukalah mata mereka berdua,
dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang.
Lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.


L: Demikianlah Sabda Tuhan.

U: Syukur kepada Allah.


CATATAN:

Mohon Perhatikan hal di bawah ini ketika akan menyampaikan Sabda Tuhan!

Pembacaan dari Kitab Kejadian

Salah (X)

Bacaan Pertama dari Kitab Kejadian

Salah (X)

Bacaan dari Kitab Kejadian

Benar (V)

MAZMUR TANGGAPAN (Mzm 51:3-4,5-6a,12-13,14-17; Ul: 3a; PS 812)
Ulangan:

Ayat oleh Pemazmur :
1. Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku. Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku.
2. Sebab aku sadar akan pelanggaranku, dosaku selalu terbayang di hadapanku. Terhadap Engkau sendirilah aku berdosa yang jahat dalam pandangan-Mu kulakukan.
3. Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, dan baharuilah semangat yang teguh dalam batinku. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari pada-Ku!
4. Berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku. Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku mewartakan puji-pujian kepada-Mu.
                                        

BACAAN II (Rm 5:12-19) -duduk-

 "Di mana pelanggaran bertambah banyak, di sana karunia menjadi berlimpah-limpah."

L. Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada umat di Roma: 
Saudara-saudara,

sama seperti dosa telah masuk

ke dalam dunia oleh satu orang,
dan oleh dosa itu juga maut,
demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang,
karena semua orang telah berbuat dosa.
Sebab sebelum hukum Taurat ada,
telah ada dosa di dunia.
Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan
kalau tidak ada hukum Taurat.
Sungguhpun demikian maut telah berkuasa
dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa juga atas mereka,
yang tidak berbuat dosa dengan cara yang sama
seperti yang telah dibuat oleh Adam,
yang adalah gambaran Dia yang akan datang.
Tetapi karunia Allah tidaklah sama
dengan pelanggaran Adam.
Sebab, jika karena pelanggaran satu orang,
semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut,
jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya,
yang dilimpahkan-Nya atas semua orang
karena satu orang, yaitu Yesus Kristus.
Dan kasih karunia tidak berimbangan dengan dosa satu orang.
Sebab penghakiman atas satu pelanggaran itu
telah mengakibatkan penghukuman,
tetapi penganugerahan karunia
atas banyak pelanggaran itu mengakibatkan pembenaran.
Sebab, jika oleh dosa satu orang,
maut telah berkuasa oleh satu orang itu,
maka lebih benar lagi mereka,
yang telah menerima kelimpahan kasih karunia
dan anugerah kebenaran,
akan hidup dan berkuasa oleh karena satu orang itu,
yaitu Yesus Kristus.
Sebab itu, sama seperti oleh satu pelanggaran
semua orang beroleh penghukuman,
demikian pula oleh satu perbuatan kebenaran
semua orang beroleh pembenaran untuk hidup.
Jadi sama seperti oleh ketidaktaatan satu orang
semua orang telah menjadi orang berdosa,
demikian pula oleh ketaatan satu orang
semua orang menjadi orang benar.

L: Demikianlah Sabda Tuhan.


U: Syukur kepada Allah.

CATATAN:

Mohon Perhatikan hal di bawah ini ketika akan menyampaikan Sabda Tuhan!


Pembacaan dari Surat Rasul Paulus Kepada Jemaat di Roma

Salah (X)

Bacaan ke 2 dari Surat Rasul Paulus Kepada Jemaat di Roma

Salah (X)

Bacaan dari Surat Rasul Paulus Kepada Jemaat di Roma

Benar (V)

 
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 965) -berdiri-
   

BACAAN INJIL (Mat 4:1-11) -berdiri-

"Yesus berpuasa selama empat puluh hari, dan dicobai Iblis."

I. Tuhan bersamamu
U.  Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I.  Sekali peristiwa Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun supaya dicobai Iblis. Setelah berpuasa selama empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus. Lalu datanglah si pencoba itu dan berkata kepada-Nya, "Jika Engkau Anak Allah, perintahkanlah supaya batu-batu ini menjadi roti." Tetapi Yesus menjawab, "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah." Kemudian Iblis membawa Yesus ke Kota Suci dan menempatkan Dia di bubungan Bait Allah. Lalu Iblis berkata kepada-Nya, "Jika Engkau Anak Allah, jatuhkanlah diri-Mu ke bawah, sebab ada tertulis: Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya, dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk pada batu." Yesus menjawab kepadanya, "Ada tertulis: Janganlah engkau mencobai Tuhan, Allahmu!". Lalu Iblis membawa Yesus ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya. Iblis berkata kepada-Nya, "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku." Maka berkatalah Yesus kepadanya, "Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau harus berbakti!" Lalu Iblis meninggalkan Yesus, dan lihatlah, malaikat-malaikat datang melayani Dia.

I: Demikianlah Injil Tuhan/ Demikianlah Sabda Tuhan

U: Terpujilah Kristus

HOMILI -duduk-   
hening sejenak
          
SYAHADAT PARA RASUL -berdiri-       
DOA UMAT (TPE Lagu 6) -berdiri-  

I : Tuhan Yesus bersabda:

"Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau harus berbakti." Maka marilah kita panjatkan doa-doa kita kepada-Nya:

L. Bagi semua yang memegang pimpinan Gereja:

Semoga para pemimpin Gereja dalam menjalankan tugas perutusannya sebagai gembala tidak mudah tergoda oleh hal-hal duniawi namun selalu terarah kepada Allah demi kebahagiaan semua orang.

Marilah kita mohon, . . . .
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

L.  Bagi semua yang telah menjatuhkan pilihan mau mengikuti Kristus:

Semoga para pengikut Kristus semakin setia akan kebenaran Sabda-Nya dan tidak mudah digoyahkan oleh arus ajaran keliru seperti indifferentisme, relativisme iman.

Marilah kita mohon, . . . .
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

L.  Bagi mereka yang sedang menderita:

Semoga Allah Bapa yang Mahabelaskasih selalu tinggal bersama dengan orang-orang yang sedang menderita sehingga melalui penderitaan itu, mereka dapat mengikuti Kristus yang juga menderita dalam puasa-Nya di padang gurun demi keselamatan kita.

Marilah kita mohon, . . . .
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

L. Bagi kita yang sedang mempersiapkan diri menjelang Paskah:

Semoga Allah Bapa memelihara dan membantu kita agar selama masa Prapaskah ini dengan tekun dan jujur melayani sesama yang telah dilayani Kristus.

Marilah kita mohon, . . . .
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

I. Allah Bapa yang Mahapengasih, karena cinta kasih-Mu yang amat agung, hidup kami Kau beri arti yang begitu dalam. Tunjukkanlah selalu kepada kami jalan yang harus kami tempuh, yakni jalan terang-Mu sendiri, Putra-Mu terkasih Tuhan kami Yesus Kristus.

U. Amin
LITURGI EKARISTI
A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN

 NYANYIAN PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 564)  -duduk- 
    1. Yesus Tuhan, t'rimalah diri kami: jiwa dan raga dan seluruh hati, supaya kami hidup bagi-Mu, dan suka duka dalam nama-Mu; supaya kami hidup bagi-Mu dan suka duka dalam nama-Mu. 

   2. Banyaklah domba yang sesat dan lari. Kami pun ingin beserta mencari dan menyatukan dalam kawanan, dalam Engkau, Gembala dan Tuhan; dan menyatukan dalam kawanan, dalam Engkau, Gembala dan Tuhan.
    3. Kuatkanlah dengan berkat dan rahmat, supaya kami pun selalu taat pada perintah dan amanat-Mu dan menghayati hidup bagi-Mu; pada perintah dan amanat-Mu dan menghayati hidup bagi-Mu. 
    4. Yesus, Tuhan, di saat akhir nanti kami berharap Kau menyongsong kami untuk pergi ke rumah Bapa-Mu dan menerima kesukaan-Mu; untuk pergi ke rumah Bapa-Mu dan menerima kesukaan-Mu.

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. -berdiri-
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.   
I.  Ya Allah, kami mohon, semoga hidup kami selaras dengan kurban yang kami persembahkan ini, sebab dengan persembahan ini kami merayakan awal masa puasa suci, yang merupakan tanda keselamatan kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
   

B. DOA SYUKUR AGUNG                 

PREFASI (Tuhan dicobai)
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan.
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita.
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa, bahwa di mana pun juga, kami senantiasa bersyukur kepada-Mu dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
Sebab selama empat puluh hari dengan berpantang dari makanan sehari-hari Ia menyucikan bentuk pertobatan ini dengan puasa; dengan menghindarkan segala tipu daya si ular tua, Ia telah mengajar kami menaklukkan ragi kejahatan, supaya sambil merayakan misteri Paskah ini dengan hati yang pantas kami akhirnya beralih ke Paskah abadi.
Maka bersama himpunan para Malaikat dan Orang Kudus kami melambungkan madah pujian bagi-Mu dengan tak henti-hentinya bernyanyi:       

KUDUS (PS 385)     
Sanctus, Sanctus, Sanctus, 
Dominus Deus Sabbaoth; 
Pleni sunt caeli et terra gloria Tua. 
Hosanna in excelsis.  
Benedictus qui venit in nomine Domini. 
Hosanna in excelsis

(Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.)  

DOA SYUKUR AGUNG V (Prex eucharistia De reconciliatione I) -berlutut-

I. Sungguh kuduslah Engkau, ya Allah. Sejak awal mula Engkau berusaha agar manusia menjadi kudus seperti Engkau sendiri kudus adanya.

I. Kami mohon, pandanglah persembahan umat-Mu ini dan curahkanlah kuasa Roh-Mu atasnya agar persembahan ini menjadi Tubuh dan (†) Darah Yesus Kristus. Dialah Putra-Mu yang terkasih dan dalam Dia Engkau mengangkat kami menjadi anak-anak-Mu.

I. Meskipun dulu kami tersesat dan tidak mampu mendekati Engkau, Engkau mengasihi kami dengan kasih yang tak terhingga: Yesus, Putra-Mu, satu-satunya Manusia yang benar, tidak menolak dipaku pada kayu salib untuk kami. Tetapi, sebelum tangan-Nya terentang antara langit dan bumi, Ia merayakan perjamuan Paskah yang tak terhapuskan.

I. Sementara makan bersama, Ia mengambil roti. Ia mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

Terimalah dan makanlah
, kamu semua: Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu.

(Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat).

I. Yesus menyadari bahwa Dia mesti mendamaikan segala-galanya dengan Darah-Nya yang tertumpah di kayu salib. Maka, sesudah perjamuan, Ia mengambil piala yang berisi air anggur. Sekali lagi Ia mengucap syukur kepada-Mu lalu menyerahkan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

Terimalah dan minumlah
, kamu semua:

Inilah Piala Darah-Ku, Darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku.

(Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat).


AKLAMASI ANAMNESIS   
I. Allah yang setia dan berbelas kasih, sambil mengenangkan Yesus Kristus, Putra-Mu, kurban Paskah dan jaminan damai kami, kami merayakan wafat dan kebangkitan-Nya dari antara orang mati; dan sambil menantikan kedatangan-Nya yang membahagiakan, kami memperembahkan kepada-Mu kurban yang memulihkan hubungan kami dengan Dikau.

I. Ya Bapa yang mahamurah, pandanglah dengan penuh kasih sayang semua orang yang Engkau ikut sertakan dalam kurban Kristus ini. Semoga karena kekuatan Roh Kudus, semua yang ambil bagian dari roti dan piala yang satu ini dihimpun menjadi satu tubuh dalam Kristus dan dijauhkan dari setiap perpecahan.

I. Sudilah menjaga kami agar senantiasa sehati sejiwa dengan Bapa Suci....., dan Bapa Uskup kami..... Bantulah kami bersama-sama menyiapkan datangnya kerajaan-Mu sampai kami sendiri, sebagai orang kudus di tengah para kudus, menghadap Engkau di takhta surgawi, bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yusuf suaminya, para rasul, serta semua orang kudus yang berbahagia, dan berkumpul kembali dengan semua saudara yang sudah mendahului kami; mereka kami serahkan kepada belas kasihan-Mu.

I. Pada saat yang membahagiakan itu, sebagai manusia baru yang Engkau bebaskan dari dosa, dengan penuh sukacita kami akan melambungkan pujian syukur Kristus yang hidup selama-lamanya.

I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U. Amin.

(Apabila akhir Doa Syukur Agung ini dinyanyikan Imam, maka "Amin" dinyanyikan umat, lihat TPE hlm 57)

C. KOMUNI

BAPA KAMI (PS 403) -berdiri-    
I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.                

DOA DAMAI -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin. 

I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
                 
ANAK DOMBA ALLAH (PS 406) -berlutut-
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
 (Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
    Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona nobis pacem.
(Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia, berilah kami damai.)

PERSIAPAN KOMUNI -berlutut-
Ajakan menyambut Komuni
I. Inilah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
    
KOMUNI                                  
              
NYANYIAN KOMUNI 1  (PS 605)   -berlutut-
Ulangan:   Dengarlah, ya Tuhan, dan kasihani, karena kami orang berdosa.
1. Ya Yesus raja, Penebus dunia, kepada Engkau kami menengadah, dengar kiranya keluh kesah kami!
2. Juruselamat, Batu sendi kekal, pintu ke surga, jalan bahagia, sucikan kami dari noda dosa!
3. Kami memohon, Allah maharahim, sudi tiliklah susah jiwa kami, dan hapuskanlah segala salahnya.
4. Kami akui kejahatan kami, serta bertobat dengan sungguh hati. Bapa penyayang ampunilah kami.

NYANYIAN KOMUNI 2 (PS 647) 
1. Tuhan, Engkaulah gunung batuku, aku berdoa; jikalau Dikau tidak mendengar, aku binasa; janganlah tega hamba-Mu lenyap. (Ulangan)
2. Dengar keluhan dan seruanku, jangan membisu. Kepada-Mu, kuangkat tanganku. Lihat, Allahku, janganlah Kautegakan diriku. (Ulangan)
3. Terhadap orang fasik dan sesat, bebaskan aku. Terhadap orang jahat hidupnya, lindungi aku; tunjukkan keadilan padaku. (Ulangan)
4. Percaya aku akan kuasa-Mu, s'lamatkan aku; belaskasih-Mu aku harapkan, tolonglah aku; luruskan dan kuatkan hidupku. (Ulangan)
5. Seruanku telah Engkau dengar, agunglah Dikau; Engkau naungan dan perisaiku, amanlah aku. Kepada-Mu percaya hatiku. (Ulangan)
6. Bersukaria kini hatiku, kar'na Kau bantu. Kau tuntun aku pada jalan-Mu dalam rahmat-Mu. Dengan nyanyian aku bersyukur. (Ulangan)     
Ulangan: Tuhan kekuatanku, 'ku percaya pada-Mu. 
        

SAAT HENING -duduk-

DOA SESUDAH KOMUNI -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
I. Ya Allah, kami telah disegarkan dengan roti surgawi. Olehnya iman dikuatkan, harapan diteguhkan dan kasih kami dikobarkan. Kami mohon, ajarilah kami untuk merasa lapar akan Kristus, roti yang hidup dan benar dan semoga kami mampu hidup dari setiap Sabda yang keluar dari mulut-Mu, hingga kami menghadap-Mu ke surga. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami
U. Amin. 
 

RITUS PENUTUP

BERKAT -berlutut-

Imam membuka tangan
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.

Imam mengulurkan kedua belah tangan ke arah umat. 
I. Ya Bapa, sudilah memandang anak-anak-Mu yang berkumpul di sini. Sebab demi keselamatan mereka, Tuhan kami Yesus Kristus tidak ragu-ragu menyerahkan diri ke tangan kaum penjahat dan menderita siksaan salib. Dialah penyelamat kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin.

I. Semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing, dan diberkati oleh Allah yang Mahakuasa:

(†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.

U. Amin.
 
PENGUTUSAN -berlutut-
I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah.
I. Marilah pergi! Kita diutus.
U. Amin.

Free download Text:

                
PERARAKAN KELUAR  (PS 490)



 

Minggu, 19 Februari 2023

BAGI MANUSIA ADA YANG MUSTAHIL, BAGI TUHAN TIDAK

Puncta 20.02.23
Senin Biasa VII
Markus 9: 14-29

TIDAK ADA YANG MUSTAHIL
GEMPA besar melanda di Turki hari Senin, 6 Februari 2023. 
Kerusakan parah terjadi di mana-mana. Korban jiwa terus bertambah mencapai puluhan ribu. 

Para relawan terus berjuang menyelamatkan korban. Walau kesempatan makin hari makin tipis, tetapi petugas berhasil menyelamatkan seorang bayi berusia 7 bulan yang sudah tertimbun reruntuhan berhari- hari. 

Ajaib dan tak bisa dipercaya bahwa bayi itu masih hidup dan selamat. Ia ditemukan pada hari Minggu pagi.

Bayi bernama Hamzah itu diselamatkan dari puing-puing di Propinsi Hatay. Semua warga tak percaya bahwa Hamzah masih bertahan dalam cuaca dingin, pengap dan tak bisa bergerak. 

Mereka bersorak kegirangan membopong bayi Hamzah. Takbir bersahut-sahutan memuji kebesaran Tuhan, Allahu Akbar...Allahu Akbar...!

Tak ada yang mustahil bagi Tuhan. Mungkin manusia sudah putus asa dan tak mungkin ada harapan untuk hidup dalam situasi sangat sulit di tengah bencana seperti di Turki. 

Tetapi Tuhan mempunyai rencana yang tak bisa diduga oleh manusia. Bagi Tuhan segala sesuatu bisa terjadi. Dia Mahakuasa, Maha Pengasih dan Maha Segalanya.

Dalam bacaan Injil hari ini pengalaman luar biasa juga dirasakan oleh seorang bapak yang anaknya kerasukan roh jahat. “Setiap kali roh itu menyerang, anakku dibantingnya ke tanah. lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan, dan tubuhnya menjadi kejang.”

Para murid sudah diminta untuk menyembuhkannya. Tetapi mereka tidak berhasil. Maka bapak itu datang kepada Yesus dengan harapan anaknya sembuh. Dia dengan setengah hati berkata, “Jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah dan kasihanilah kami!”

Yesus menuntut totalitas iman. Jangan beriman setengah-setengah. Dia berkata, “Tidak ada yang mustahil bagi orang percaya.” 

Dengan kuasa ilahi-Nya, Yesus mengusir roh jahat dari anak itu dan sembuhlah dia. Percaya tanpa syarat itulah yang diminta oleh Yesus. dengan percaya, apa pun bisa terjadi.

Para murid mempertanyakan hal itu kepada Yesus, “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?” Selain dengan iman, Yesus menambahkan doa agar bisa mengalahkan roh jahat. 

Beriman dan berdoa adalah kekuatan besar mengalahkan roh-roh jahat. 
Jika kita sungguh beriman dan dikuatkan dengan doa-doa yang tekun, maka keajaiban-keajaiban Tuhan akan terjadi dalam diri kita. 

Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Yesus mengajak kita untuk terus percaya. Kepercayaan itulah yang akan menumbuhkan pengharapan, bahwa di dalam Tuhan segalanya mungkin.

Sungguhkah anda percaya bahwa Tuhan bisa membuat hal yang tidak mungkin menurut pikiran kita bisa menjadi mungkin karena kehendak-Nya? 
Percayalah selalu berharap pada Tuhan tidak pernah akan sia-sia.

Berenang di Laut Mati airnya terasa asin,
Badan terapung seperti orang yang mati.

Tuhan bisa membuat segalanya mungkin,
Doa dan iman kitalah yang harus dihidupi.

Cawas, membaca jurnal....
Rm. A. Joko Purwanto, Pr


Sabtu, 18 Februari 2023

TEKS MISA MINGGU BIASA III TAHUN A

 HARI MINGGU BIASA III
Minggu, 22 Januari 2023

RITUS PEMBUKA

MC PENGANTAR:
Pengantar: (Misa Pagi 06:00 WIB)
Saudara dan saudari yang terkasih dalam Tuhan Yesus,
Selamat pagi dan selamat datang di gereja Katedral Santa Gemma Galgani,

Pagi hari ini merupakan:

& Hari Minggu Sabda Allah, Hari Kelima Pekan doa sedunia”.

Tema hari ini adalah:

Bertobatlah, Sebab Kerajaan Allah Sudah Dekat

          Saudara-saudara yang terkasih,

Umat manusia ada karena Tuhan, maka kita janganlah berpaling dari-Nya, melainkan hidup taat dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan dengan mendengarkan Sabda-Nya dan senantiasa berdoa dalam keadaan apapun agar Tuhan berkenan

          Saudara-saudara yang terkasih,

Intensi-intensi pada pagi hari ini adalah:
……………………………………………………………………….

Perayaan Ekaristi pada pagi hari ini akan dipimpin oleh Pastor ……………….....................................................................................

Kita siapkan hati dan pikiran kita untuk menyambut Ekaristi

Marilah kita nyanyikan lagu Pembukaan!

LAGU PEMBUKA (PS 677, dipilih berdasarkan Antifon Pembuka Mzm 96:1.6)

1. Nyanyikanlah nyanyian baru: Tuhan dimuliakanlah! Damai sejaht'ra bagi kamu t'lah datang dari tangan-Nya! Dinyatakan-Nya keadilan di muka bangsa dunia, mengingat kasih perjanjian terhadap kaum pilihan-Nya.
2. Bersorak-sorai bagi Dia, hai bumi bergembiralah! Bermazmur bagi Yang Setia, hai segenap manusia! Gambus, kecapi, dan nafiri, bunyikanlah dengan seru: biar semua mengiringi pujian bagi Rajamu!
3. Biar samud'ra bergemuruh dan sungai-sungai bertepuk; biar segala puncak gunung bersorak-sorai menderu. Langit dan bumi, ramai-ramai sambutlah Raja mulia yang datang menyampaikan damai selaku Hakim dunia!
  

TANDA SALIB DAN SALAM (umat berdiri)
I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan dari Tuhan kita Yesus Kristus, bersamamu.
U. Dan bersama rohmu
   
PENGANTAR
(umat berdiri)
      
SERUAN TOBAT
  (umat berdiri)

I. Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah utusan Bapa yang datang untuk merenggut beban derita dari pindak umat dan mematahkan tongkat si penindas.

K. Tuhan, kasihanilah kami (PS 351)
U. Tuhan, kasihanilah kami.

I. Engkaulah cahaya terang benderang yang menyinari umat dalam kegelapan.

K. Kristus, kasihanilah kami
U. Kristus, kasihanilah kami.

I. Engkaulah Pewarta Kabar Gembira Kerajaan Allah, yang ditawarkan kepada kami asal kami mau bertobat.
K. Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami.

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal

U. Amin.            

MADAH KEMULIAAN (PS 352) -berdiri-
   
K. Kemuliaan kepada Allah di surga.
U. Dan damai di bumi kepada orang yang berkenan pada-Nya.
K. Kami memuji Dikau
U. Kami meluhurkan Dikau
K. Kami menyembah Dikau
U. Kami memuliakan Dikau
K. Kami bersyukur kepada-Mu, kar'na kemuliaan-Mu yang besar.
U. Ya Tuhan Allah, Raja surgawi, Allah Bapa yang mahakuasa
K. Ya Tuhan Yesus Kristus, Putra yang tunggal,
U. Ya Tuhan Allah, Anak domba Allah, Putra Bapa.
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kasihanilah kami
K. Engkau yang menghapus dosa dunia
U. Kabulkanlah doa kami
K. Engkau yang duduk di sisi Bapa,
U. Kasihanilah kami.
K. Kar'na hanya Engkaulah Kudus.
U. Hanya Engkaulah Tuhan
K. Hanya Engkaulah mahatinggi, ya Yesus Kristus
U. Bersama dengan Roh Kudus dalam kemuliaan Allah Bapa. Amin.  
          
DOA PEMBUKA

I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I. Allah Yang Mahakuasa dan kekal, bimbinglah tingkah laku kami sesuai dengan kehendak-Mu. Semoga dalam nama Putra-Mu terkasih kami mampu menghasilkan banyak karya yang baik. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan dengan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.
     

LITURGI SABDA

BACAAN I (Yes 8:23b-9:3) -duduk-     

"Di wilayah bangsa-bangsa lain orang telah melihat terang yang besar."

L. Bacaan dari Kitab Yesaya:

Ketika dahulu Tuhan merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Tuhan akan memuliakan jalan ke laut itu, yakni daerah seberang Sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain. Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; terang telah bersinar atas mereka yang diam di negeri kekelaman. Engkau, ya Tuhan, telah banyak menimbulkan sorak-sorai dan sukacita yang besar. Mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti orang bersukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan. Sebab kuk yang menekan bangsa itu dan gandar yang di atas bahunya serta tongkat si penindas telah kupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian.

Demikianlah sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN (Mzm 27:1.4.13-14; Ul: 1a; PS 865) -duduk-

Mazmur:

1. Tuhan adalah terang dan keselamatanku, kepada siapa aku harus takut. Tuhan adalah benteng hidupku, terhadap siapakah aku harus gentar.
2. Satu hal telah ku minta kepada Tuhan, satu inilah yang ku-ingini; diam di rumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan, dan menikmati bait-Nya.
3. Sungguh, aku percaya akan melihat kebaikan Tuhan di negeri orang-orang yang hidup! Nantikanlah Tuhan! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu!

BACAAN II (1Kor 1:10-13.17) -duduk- 

"Semoga kamu seiya sekata, dan jangan ada perpecahan di antara kamu."

L. Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus:

Saudara-saudara, aku menasihati kamu demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata, dan jangan ada perpecahan di antara kamu. Sebaiknya hendaklah kamu erat bersatu dan sehati sepikir. Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahu oleh orang-orang dari keluarga Kloe bahwa ada perselisihan di antara kamu. Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau: Aku dari golongan Apolos. Atau: Aku dari golongan Kefas. Atau: Aku dari golongan Kristus. Apakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan demi kamu? Ataukah kamu dibaptis dalam nama Paulus? Sebab Kristus mengutus kamu bukan untuk membaptis, melainkan untuk memberitakan Injil. Dan itu pun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

Demikianlah sabda Tuhan

U. Syukur kepada Allah

BAIT PENGANTAR INJIL (PS 953) -berdiri-

BACAAN INJIL (Mat 4:12-23) -berdiri-

"Yesus diam di Kapernaum supaya genaplah Firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya."     

I. Tuhan bersamamu

U. Dan bersama rohmu

I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius

U. Dimuliakanlah Tuhan.

I.  Ketika mendengar bahwa Yohanes Pembaptis ditangkap, Yesus menyingkir ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali, supaya genaplah firman yang disampaikan oleh Nabi Yesaya: Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang Sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain; bangsa yang diam dalam kegelapan telah melihat Terang yang besar, dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut telah terbit Terang. Sejak waktu itu Yesus memberitakan, "Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!" Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia. Yesuspun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.

I; Demikianlah Injil Tuhan

U: Terpujilah Kristus


HOMILI
(duduk)

SYAHADAT AKU PERCAYA (umat berdiri)

   
DOA UMAT 
(umat berdiri)        

I.  Meskipun kita tahu, bahwa tugas kitalah mengusahakan perdamaian dan kebebasan, serta sandang pangan papan bagi setiap orang, namun kita sadar pula bahwa tugas itu hanya dapat berhasil pada Tuhan. Maka marilah kita berdoa dengan mantap:
   
L. Bagi para imam dan biarawan-biarawati:
Semoga Allah Bapa memenuhi para imam dan biarawan-biarawati dengan Roh cinta kasih-Nya agar dengan penuh gairah ikut serta mengusahakan segala pembaruan yang berarti dan dengan gigih memeloporinya.
 
Marilah kita mohon:
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
  
L. Bagi bangsa yang terpecah dan tak mengenal perdamaian:
Semoga Allah Bapa mencurahkan semangat kerukunan bagi para bangsa, sehingga mereka berani memisahkan tembok-tembok pemisah dan mengulurkan tangan persahabatan satu sama lain.
 
Marilah kita mohon:
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
   
L. Bagi para pengungsi, dan korban bencana alam:
Semoga Bapa mengasihani dan menghibur mereka yang karena keadaan terpaksa mengungsi. Semoga para pengungsi dapat menemukan apa yang mereka perlukan, tangan-tangan yang mau menolong dan hati penuh cinta kasih.
 
Marilah kita mohon:
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
 
L. Bagi para pengungsi akibat bencana alam atau perang:
Semoga Allah Bapa membangkitkan semangat kerukunan di antara para pengungsi sehingga timbul saling menolong.
 
Marilah kita mohon:
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
 
L. Bagi kita sendiri:
Semoga Allah Bapa membangkitkan semangat kerukunan di tengah kita, agar kita dengan tabah dan gigih mempertahankannya serta memajukan di dalam masyarakat kita.
 
Marilah kita mohon:
U. Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
     
I. Bapa di surga, penuhilah kiranya berkat kemurahan hati-Mu, keinginan-keinginan umat-Mu. Dengan mantap kami mohon semuanya itu dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. 
 
U. Amin.
LITURGI EKARISTI
 A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN  

LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 382) (umat duduk)     

1. Ambillah, Tuhan, kemerdekaanku, dan kehendak, serta pikiranku.
2. T'rimalah, Tuhan, yang ada padaku gunakanlah menurut hasrat-Mu.
1-2. Hanya rahmat dan kasih dari-Mu yang kumohon menjadi hartaku. Hanya rahmat dan kasih dari-Mu (2 - selesai) kumohon menjadi hartaku.
  


DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
(umat berdiri)
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.

I. Ya Allah, terimalah dengan rela persembahan kami ini. Kami mohon, semoga Engkau menguduskannya agar menjadi sakramen keselamatan bagi kami. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.

U. Amin.

B. DOA SYUKUR AGUNG

PREFASI  (Prefasi III Minggu Biasa, Allah selalu menolong)  -berdiri- 
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa, bahwa di mana pun juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu. Sebab demi kemuliaan-Mu yang tak terperikan, Engkau sudi memberi bantuan ilahi kepada kami, manusia yang lemah ini. Engkau selalu menolong kami mengatasi kerapuhan kami; dan ketika kami jatuh binasa, Engkau datang menyelamatkan kami, dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Dalam Kristus itu pula, laskar malaikat bersujud di hadapan-Mu dan bersukaria sepanjang masa. Perkenankanlah kami memadukan suara, dan turut memuji Dikau dengan bernyanyi: 

KUDUS (PS 392)  (umat berdiri)

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.                   

DOA SYUKUR AGUNG III -berlutut-

I. Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa. Segala ciptaan patut memuji Engkau. Sebab, dengan pengantaraan Putra-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus, dan dengan daya kekuatan Roh Kudus, Engkau menghidupkan dan menguduskan segala sesuatu. Tak henti-hentinya Engkau menghimpun umat-Mu sehingga dari terbitnya matahari sampai terbenamnya di seluruh bumi dipersembahkan kurban yang murni untuk memuliakan nama-Mu.

Maka kami mohon, ya Bapa, sudilah menguduskan persembahan ini dengan Roh-Mu agar bagi kami menjadi Tubuh dan (+) Darah Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus, yang menghendaki kami merayakan misteri ini.

Sebab pada malam Ia dikhianati, Yesus mengambil roti. Ia mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

Terimalah dan makanlah, kamu semua:
Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu.  

(Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut. Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat. Misdinar membunyikan gong, lalu wiruk dupa diangkat crik crik turunkan, hingga 3X, selesai gong 3X, lonceng dibunyikan Panjang sebagai tanda penghormatan Imam dan umat kepada Sakramen Mahakudus)

Demikian pula, sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia mengucap syukur dan memuji Dikau lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:

Terimalah dan minumlah, kamu semua:
Inilah piala Darah-Ku, darah perjanjian baru dan kekal,
yang ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang demi pengampunan dosa.
Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku.

(Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut. Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat. Misdinar membunyikan gong, lalu wiruk dupa diangkat crik crik turunkan, hingga 3X, selesai gong 3X, lonceng dibunyikan Panjang sebagai tanda penghormatan Imam dan umat kepada Sakramen Mahakudus  )     


AKLAMASI ANAMNESIS

 

I. Bapa, kami mengenangkan sengsara Putra-Mu yang menyelamatkan, kebangkitan-Nya yang mengagumkan, dan kenaikan-Nya ke surga. Sambil mengharapkan kedatangan-Nya kembali dengan penuh syukur kami mempersembahkan kepada-Mu kurban yang hidup dan kudus ini. Kami mohon, pandanglah persembahan Gereja-Mu ini dan indahkanlah kurban yang telah mendamaikan kami dengan Dikau.

I. Kuatkanlah kami dengan Tubuh dan Darah-Nya, penuhilah kami dengan Roh Kudus-Nya, agar kami sehati dan sejiwa dalam Kristus. Semoga kami disempurnakan oleh-Nya menjadi suatu persembahan abadi bagi-Mu agar kami pantas mewarisi kebahagiaan surgawi bersama dengan pilihan-Mu, terutama bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yusuf suaminya, para rasul-Mu yang kudus dan para martir-Mu yang jaya, dan bersama (Santo/a... serta) semua orang kudus yang selalu mendampingi dan menolong kami.

I. Ya Bapa, semoga berkat kurban yang mendamaikan ini, damai sejahtera dan keselamatan semakin dirasakan di seluruh dunia.

I. Kuatkanlah iman dan cinta kasih Gereja-Mu yang kini masih berziarah di bumi ini bersama hamba-Mu, Paus kami ...., Uskup kami...., serta semua uskup, para imam, diakon, serta semua pelayan umat, dan seluruh umat kesayangan-mu.

I. Dengarkanlah doa-doa umat-Mu yang Engkau perkenankan berhimpun di sini. Demi kerahiman dan kasih setia-Mu, ya Bapa, persatukanlah semua anak-Mu di manapun mereka berada.

I. Terimalah dengan rela ke dalam kerajaan-Mu: saudara-saudari kami dan semua orang yang berkenan pada-Mu, yang telah beralih dari dunia ini.

I. Kami berharap agar bersama mereka kami pun menikmati kemuliaan-Mu selama-lamanya dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab melalui Dialah Engkau melimpahkan segala yang baik kepada dunia.

I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U. Amin.

     (Apabila akhir Doa Syukur Agung ini dinyanyikan Imam, maka "Amin" dinyanyikan umat, lihat TPE hlm 57)

   

C. KOMUNI

BAPA KAMI (PS 404) (umat berdiri)

I. Saudara-saudari, kita telah menerima Roh Kudus yang menjadikan kita anak-anak Allah. Maka dengan kuasa Roh Kudus itu, kita berani berdoa:
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
    
DOA DAMAI
(umat berdiri)
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin. 

I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu. 

ANAK DOMBA ALLAH
(PS 413)
(umat berdiri)
          
PERSIAPAN KOMUNI
(umat berlutut/berdiri)
Ajakan menyambut Komuni
I. Saudara-saudari terkasih, Tuhan Yesus bersabda, "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi." Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan Tuhan.
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.

KOMUNI
 
                
LAGU KOMUNI 1 (PS 857; Mazmur Tanggapan hal 307-308 bait 1-3 dipilih berdasarkan Antifon Komuni (bds. Mzm 34:6))
Ref. Kecaplah betapa sedapnya Tuhan. Kecaplah betapa sedapnya Tuhan.
Ayat. Oleh Solis:
1. Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu; puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati mendengarnya dan bersukacita.
2. Muliakanlah Tuhan bersama dengan daku, marilah kita bersama-sama memasyhurkan nama-Nya! Aku telah mencari Tuhan, lalu Ia menjawab aku, dan melepaskan daku dari segala kegentaranku.
3. Tujukanlah pandanganmu kepada-Nya, maka mukamu akan berseri-seri, dan tidak akan malu tersipu-sipu. Orang yang tertindas ini berseru dan Tuhan mendengarkan; Ia menyelamatkan dia dari segala kesesakannya.

LAGU KOMUNI 2 (PS 544 dipilih berdasarkan alternatif Antifon Komuni bds. Yoh 8:12)
1. O Yesus Kristus, Sang Terang, dunia gelap sinarilah; tuntun yang susah dan lesu masuk ke kandang domba-Mu.
2. Domba yang hilang carilah, sembuhkan luka hati-Nya hingga pada-Nya Kau beri damai surgawi tak henti.
3. Yang tuli buatlah sembuh: 'kan mendengarkan sabda-Mu; yang bisu pun pulihkanlah: 'kan mengungkapkan imannya.
4. Maka bersatu-padulah sekarang dan selamanya kami memuji-Mu terus dalam terang-Mu yang kudus.
    

SAAT HENING -umat duduk- 

DOA SESUDAH KOMUNI
(umat berdiri)
I. Marilah kita berdoa:

I. Allah Bapa yang Mahakuasa, kami telah menyambut Tubuh dan Darah Putra-Mu. Buatlah kami senantiasa bersukacita atas anugerah-Mu itu, sumber hidup yang baru. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa.

U. Amin.

RITUS PENUTUP

BERKAT   (umat berdiri)
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu

I. Semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa: (+) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
     
PENGUTUSAN
(umat berdiri)
I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai. 
U. Syukur kepada Allah,

I. Marilah pergi, kita diutus.
U. Amin. 
         
PERARAKAN KELUAR (PS 542)
(umat berdiri)

1. Tuhan, Kau Gembala kami, tuntun kami domba-Mu; kami mohon menikmati hikmat pengurbanan-Mu. Tuhan Yesus, Jurus'lamat, kami ini milik-Mu. Tuhan Yesus, Jurus'lamat kami ini milik-Mu.

2. Kau Pengawal yang setia, Kawan hidup terdekat, jauhkan kami dari dosa panggil pulang yang sesat. Tuhan Yesus, Jurus'lamat, karuniakanlah berkat. Tuhan Yesus, Jurus'lamat, karuniakanlah berkat.
3. Janji-Mu: Kau t'rima kami walau hina bercela; yang berdosa Kausucikan, Kaubebaskan yang lemah. Tuhan Yesus, Jurus'lamat kini kami berserah. Tuhan Yesus, Jurus'lamat kini kami berserah.

4. Kehendak-Mu kami cari, ingin turut maksud-Mu. Tuhan, curahkanlah kasih dalam hati umat-Mu. Tuhan Yesus, Jurus'lamat, tak terhingga kasih-Mu. Tuhan Yesus, Jurus'lamat tak terhingga kasih-Mu.

NB: Untuk lagu yang sudah dimasukkan di atas adalah saran nyanyian yang sudah disesuaikan dengan masa tersebut, kelompok koor bisa memilih lagu yang lain yang juga sesuai dengan masa tersebut.

Oya untuk file berikut ini kami sediakan untuk bisa didownload untuk mempermudah kalian jika sewaktu-waktu diperlukan.

CARA KITA MASUK SURGA

 

MABUK SURGA ITU APA YA?


Halo para sahabat Misdinar terkasih, Apa kabar kalian hari ini?
Moga aja kalian dalam keadaan baik saja ya.
Nah, kali ini kita akan membahas tentang satu kata yang sering kita dengar, kita lihat dan dialami oleh orang-orang di sekita kita. 
Kata apakah itu?

Kita tahu bahwa, ADA beberapa istilah tentang kata "MABUK" 
Mabuk minuman; alkohol, bir, tuak, arak. Ada mabuk kekuasaan. Orang bernafsu mengejar kekuasaan dengan menghalalkan segala cara.

Ada mabuk perempuan. Yakni orang yang mencari perempuan-perempuan demi kenikmatan.

Ada mabuk kekayaan. Orang berusaha menimbun kekayaan sebanyak-banyaknya dan senang pamer kekayaannya itu.

Selain itu, yang lebih bahaya adalah

mabuk surga atau mabuk agama. Orang yang mabuk surga menganggap dirinya yang menguasai surga itu sendiri. Dia menilai dirinya adalah ahlinya surga.

Orang lain yang tidak sepaham atau berbeda tidak punya hak masuk di surga. Surga sudah dikapling untuk dirinya dan kelompoknya.

Orang yang mabuk surga atau agama suka membuat kelompok-kelompok berbaju agama. Orang lain yang tidak sama dengan seragam mereka disingkirkan, dikucilkan bahkan ditakut-takuti dan diintimidasi.

Orang yang mabuk surga cirinya suka menghakimi orang lain; menganggap diri paling suci, benar dan saleh sehingga mengklaim diri ber-KTP di surga. Dia merasa agamanyalah yang paling benar.

Orang yang mabuk surga suka menghalalkan segala cara demi mencapai tujuannya. Ayat-ayat kitab suci dan agama dipakai dalam segala kehidupan, juga dalam berpolitik.

Politik identitas bisa marak bertebaran demi sahwat berkuasa. Bahkan menjadi teroris pun didasarkan pada ajaran agama, bahwa kelak akan masuk surga.

Pada zamannya Yesus menghadapi orang atau kelompok yang mabuk surga. Mereka adalah orang-orang Farisi dan kelompoknya.

Maka ketika bersoal jawab dengan Yesus, mereka mencobai Yesus dengan meminta daripada-Nya suatu tanda dari surga. Kaum Farisi ini termasuk orang-orang yang mabuk surga.

Dimana-mana dan dengan siapa saja yang diomongkan hanya soal surga-surga dan surga. Mereka lupa bahwa untuk mencapai surga itu orang harus berbuat baik bagi sesamanya di dunia.

Orang sering lupa bahwa jalan ke surga itu harus dilalui dengan hidup baik dengan sesamanya di dunia.

Kaum Farisi meminta tanda dari surga kepada Yesus. Mereka memang berniat mencobai dan memojokkan Yesus.

Permintaan itu untuk menjebak Yesus. Kalau Yesus mampu memenuhi permintaan mereka, mereka akan merasa berjasa. karena merekalah Yesus menunjukkan kuasa-Nya.

Kalau Yesus tidak mampu, mereka merasa diri paling hebat, tak ada yang menandingi kepintaran mereka. Mereka pongah merasa ada di atas angin. Demikianlah kedegilan dan kelicikan orang-orang Farisi.

Jelas Yesus tidak mau menanggapi sikap orang-orang Farisi yang WTS (WaTon Sulaya). Mereka itu adalah orang-orang yang suka berdebat kusir hanya cari menangnya sendiri.

Cara Yesus bukan jalan pintas mencari surga. Tetapi menuju ke surga harus diusahakan dengan mengasihi sesamanya di dunia.

Surga itu adalah anugerah Tuhan karena kita memperjuangkan cintakasih, kebenaran, keadilan, kebaikan kepada sesama di dunia.

Usahakanlah dunia ini menjadi tempat yang damai dan membahagiakan seperti di surga. Begitulah yang semestinya diperjuangkan selagi kita di dunia. Masih mabuk surga?

Duduk bersama teman di depan meja,

menunggu datangnya hidangan pesta.
Jangan mimpi bisa masuk ke surga,
kalau tidak bisa mengasihi sesama.

Cawas, lebih enak mabuk tuak daripada mabuk surga…

Rm. A. Joko Purwanto, Pr