Sabtu, 21 Agustus 2021
TEKS MISA MINGGU BIASA XXI TH. B
Minggu, 22 Agustus 2021
RITUS PEMBUKA
Saudara dan saudari yang terkasih dalam Tuhan Yesus,
Selamat pagi dan selamat datang di gereja Katedral Santa Gemma Galgani,
Pagi hari ini merupakan:
“Hari Minggu Biasa XXI”.
Tema hari ini adalah:
“Sabda-Mu adalah Sabda Yang Hidup dan Kekal."
Saudara-saudara yang terkasih, Tuhan adalah kekal. Kita telah diajarkan untuk meneladan apa yang telah Tuhan Yesus lakukan bagi para murid dan orang banyak. Namun kadang kita masih ragu untuk melakukannya, hal itu karena kurangnya iman yang tertanam pada diri manusia.
Tuhan Yesus, buatlah kami menjadi berani, sebagai perutusan terindah dalam hidup agar berguna bagi sesama.
Saudara-saudara yang terkasih,
Intensi-intensi pada pagi hari ini adalah:
……………………………………………………………………….
Perayaan Ekaristi pada pagi hari ini akan dipimpin oleh Pastor ……………….....................................................................................
Kita siapkan hati dan pikiran kita untuk menyambut Ekaristi.
Marilah kita nyanyikan lagu Pembukaan!
PERARAKAN MASUK
LAGU PEMBUKA -berdiri-
TANDA SALIB DAN SALAM -berdiri-
U. Amin
I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus,
cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
PENGANTAR -berdiri-
SERUAN TOBAT (Tuhan Kasihanilah, didaraskan) -berlutut-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau
menyatakan, bahwa Tubuh dan Darah-Mu benar-benar makanan dan minuman untuk
kehidupan kekal.
K. Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami.
I. Pada-Mulah Sabda kehidupan kekal.
Kepada siapakah kami akan pergi?
K. Kristus, kasihanilah kami
U. Kristus, kasihanilah kami.
I. EngkaulahKristus, Putra Allah, yang
menyerahkan diri bagi Gereja untuk menguduskannya.
K. Tuhan, kasihanilah kami
U. Tuhan, kasihanilah kami.
I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan
mengantar kita ke hidup yang kekal
U. Amin.
MADAH KEMULIAAN (Didaraskan) -berdiri-
DOA PEMBUKA -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I. Allah Bapa Yang Mahamurah, dalam
diri Yesus Kristus, Putra-Mu, Engkau menganugerahkan kehidupan kekal pada kami.
Kami mohon, tariklah diri kami untuk selalu dekat dengan-Mu dan selalu rindu
untuk tinggal bersama-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama
dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang
segala masa.
U. Amin.
LITURGI SABDA
BACAAN I (24:1-2a.15-17.18b) -duduk-
"Kami akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita."
L. Bacaan dari Kitab Yosua:
Menjelang wafatnya,
Yosua mengumpulkan semua suku orang
Israel di Sikhem.
Dipanggilnya para tua-tua, para
kepala,
para hakimnya dan para pengatur
pasukan Israel.
Mereka berdiri di hadapan Allah.
Maka berkatalah Yosua kepada seluruh
bangsa itu,
"Jika kamu menganggap tidak
baik untuk beribadah kepada Tuhan,
pilihlah pada hari ini kepada siapa
kamu akan beribadah:
Kepada dewa-dewa yang kepadanya
nenek moyangmu
beribadah di seberang Sungai Efrat,
atau kepada dewa orang Amori yang
negerinya kamu diami ini?
Tetapi aku dan seisi rumahku,
kami akan beribadah kepada
Tuhan!"
Maka bangsa itu menjawab,
"Jauhlah dari pada kami
meninggalkan Tuhan
untuk beribadah kepada allah lain!
Sebab Tuhan, Allah kita,
Dialah yang telah menuntun kita
dan nenek moyang kita dari tanah Mesir,
dari rumah perbudakan;
Dialah yang telah melakukan
tanda-tanda
mukjizat yang besar ini di depan
mata kita sendiri,
dan yang telah melindungi kita
sepanjang jalan yang kita tempuh,
dan di antara semua bangsa yang kita
lalui.
Kami pun akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita."
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN (PS 857; Mzm 34:2-3.16-17.18-19.20-21.22-23)
Ulangan:
1. Aku hendak memuji Tuhan setiap
waktu; puji-pujian kepada-Nya selalu ada di dalam mulutku. Karena Tuhan jiwaku
bermegah; biarlah orang-orang yang rendah hati, mendengarnya dan bersuka cita.
2. Mata Tuhan tertuju kepada
orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong; wajah
Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat, untuk melenyapkan ingatan akan
mereka dari muka bumi.
3. Apabila orang benar itu
berseru-seru, Tuhan mendengarkan, dari segala kesesakannya, mereka Ia lepaskan.
Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan Ia menyelamatkan
orang-orang yang remuk jiwanya.
4. Kemalangan orang benar memang
banyak, tetapi Tuhan melepaskan dia dari semua itu; Ia melindungi segala
tulangnya, dan tidak satu pun yang patah.
5. Kemalangan akan mematikan orang
fasik, dan siapa yang membenci orang benar akan menanggung hukuman. Tuhan
membebaskan jiwa hamba-hamba-Nya, dan semua yang berlindung pada-Nya, tidak
akan menanggung hukuman.
BACAAN II (Ef 5:21-32) -duduk-
"Rahasia ini sungguh besar! Yang kumaksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat."
L. Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Efesus:
Saudara-saudara, hendaklah kamu saling merendahkan diri dalam takut kepada
Kristus. Hai isteri, tunduklah kepada suamimu, seolah-olah kepada Tuhan. Sebab
suami adalah kepala isteri, sebagaimana Kristus adalah kepala jemaat. Dialah
yang menyelamatkan tubuh. Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus,
demikian pulalah isteri hendaknya tunduk kepada suami dalam segala sesuatu. Hai
suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah
menyerahkan diri bagi jemaat untuk menguduskannya, setelah menyucikannya dengan
air dan firman. Maksudnya ialah supaya dengan demikian Kristus menempatkan
jemaat di hadapan-Nya dalam keadaan cemerlang, tanpa cacat atau kerut atau yang
serupa itu, tetapi kudus dan tidak bercela. Demikian pula suami harus mengasihi
isterinya seperti tubuhnya sendiri, maka yang mengasihi isterinya mengasihi
dirinya sendiri. Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri. Sebaliknya
ia merawat dan mengasuhnya, seperti Kristus terhadap jemaat, karena kita adalah
anggota tubuh-Nya. Karena itu, laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan
bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Rahasia ini
sungguh besar! Yang kumaksudkan ialah hubungan Kristus dengan jemaat.
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 956) -berdiri-
Ulangan.
Alleluya, alleluya, alleluya. Alleluya, alleluya, alleluya.
Ayat. (Yoh
6:63b.68b)
Sabda-Mu ya
Tuhan, adalah roh dan hidup. Sabda-Mu adalah hidup yang kekal.
BACAAN INJIL (Yoh 6:60-69) -berdiri-
"Tuhan kepada siapakah kami akan pergi? Sabda-Mu adalah sabda hidup yang kekal."
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes:
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Setelah Yesus menyelesaikan ajaran-Nya tentang roti hidup,
banyak dari murid-murid-Nya berkata,
“Perkataan ini keras, siapakah yang
sanggup mendengarkannya?”
Yesus dalam hati-Nya tahu,
bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut
tentang hal itu,
maka berkatalah Ia kepada mereka,
“Adakah perkataan itu menggoncangkan
imanmu?
Lalu bagaimanakah, jikalau kamu
melihat Anak Manusia
naik ke tempat di mana Ia sebelumnya
berada?
Rohlah yang memberi hidup, daging
sama sekali tidak berguna!
Perkataan-perkataan yang Kukatakan
kepadamu adalah roh dan hidup.
Tetapi di antaramu ada yang tidak
percaya.”
Sebab Yesus tahu dari semula, siapa
yang tidak percaya
dan siapa yang akan menyerahkan Dia.
Lalu Ia berkata, “Sebab itu telah
Kukatakan kepadamu:
Tidak ada seorang pun dapat datang
kepada-Ku,
kalau Bapa tidak mengaruniakannya
kepadanya.”
Mulai dari waktu itu banyak murid
Yesus mengundurkan diri
dan tidak lagi mengikuti Dia.
Maka kata Yesus kepada kedua belas
murid-Nya,
“Apakah kamu tidak mau pergi juga?”
Jawab Simon Petrus kepada-Nya,
“Tuhan, kepada siapakah kami akan
pergi?
Perkataan-Mu adalah perkataan hidup
yang kekal.
Kami telah percaya dan tahu, bahwa
Engkau adalah Yang Kudus dari Allah.”
AKU PERCAYA (Sahadat Singkat)
DOA UMAT -berdiri-
I. Yesus adalah jalan dan juga
pembimbing kita. Maka marilah bersama Yesus memanjatkan doa kepada Bapa:
Semoga Allah Bapa mendampingi dan memberkati mereka yang secara khusus mengabdikan diri seutuhnya kepada-Nya agar selalu dengan riang gembira tetap teguh dalam panggilan mereka.
Marilah kita mohon.
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
L. Bagi para pejabat pemerintahan:
Marilah kita mohon.
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
L. Bagi saudara-saudari kita yang dengan diam-diam meninggalkan Gereja:
Marilah kita mohon.
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
L. Bagi keluarga-keluarga muda paroki:
Marilah kita mohon.
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
I. Allah Bapa Maha Pengasih dan
Penyayang, tiada orang yang dapat sampai kepada-Mu, selain melalui Yesus
Kristus, Putra-Mu dan Tuhan kami. Dia Penebus kami dan Pembimbing kami dalam
perjalanan. Demi Dia yang berada di tengah-tengah kami, sudilah mengabulkan
doa-doa kami. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U. Amin.
LITURGI EKARISTI
A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN
LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN -duduk-
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan
pada Allah, Bapa yang mahakuasa.
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita
serta seluruh umat Allah yang kudus.
I. Ya Allah, semoga berkat
persembahan yang kami unjukkan kepada-Mu ini, Engkau berkenan mencurahkan
Roh-Mu kepada kami agar kami layak menerima anugerah Sabda kehidupan kekal
Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami.
U. Amin.
B. DOA SYUKUR AGUNG
PREFASI (Ekaristi I) -berdiri-
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah
kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal
dan kuasa, bahwa di mana pun juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab ketika mengadakan perjamuan terakhir
dengan murid-murid-Nya, Kristus mempersembahkan diri-Nya sendiri sebagai Anak
Domba tak bernoda dan sebagai kurban pujian sempurna yang berkenan pada-Mu.
Kurban salib yang membawa keselamatan itu kami kenangkan untuk selama-lamanya.
Dalam perayaan suci ini, ya Bapa, umat kudus-Mu dikuatkan dan disucikan supaya
bangsa manusia yang mendiami satu bumi ini diterangi oleh satu iman dan
disentosakan oleh satu ikatan cinta kasih. Maka kami pun mengambil bagian dalam
perjamuan agung ini supaya memperoleh kasih karunia-Mu yang menjadikan kami
manusia baru. Dan bersama semua penghuni surga kami mewartakan keagungan-Mu
dengan bernyanyi.
KUDUS (Didaraskan) (umat berdiri)
Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi, penuh
kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama
Tuhan, dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.
DOA SYUKUR
AGUNG III -berlutut-
I. Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa.
Segala ciptaan patut memuji Engkau. Sebab, dengan pengantaraan Putra-Mu, Tuhan
kami Yesus Kristus, dan dengan daya kekuatan Roh Kudus, Engkau menghidupkan dan
menguduskan segala sesuatu. Tak henti-hentinya Engkau menghimpun umat-Mu
sehingga dari terbitnya matahari sampai terbenamnya di seluruh bumi
dipersembahkan kurban yang murni untuk memuliakan nama-Mu.
Maka kami mohon, ya Bapa, sudilah menguduskan persembahan ini dengan Roh-Mu agar
bagi kami menjadi Tubuh dan (†) Darah
Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus, yang menghendaki kami merayakan
misteri ini.
Sebab pada malam Ia dikhianati, Yesus mengambil roti. Ia mengucap syukur dan
memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada
murid-murid-Nya seraya berkata:
Terimalah dan makanlah: Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan
bagimu
(Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci
dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Misdinar membunyikan Gong 3X. Ketika
Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat
dan khidmat, sementara itu misdinar membunyikan lonceng panjang).
Demikian pula, sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia
mengucap syukur dan memuji Dikau lalu memberikan piala itu kepada
murid-murid-Nya seraya berkata:
Terimalah dan minumlah: Inilah piala Darah-Ku, Darah
perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang demi
pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku.
(Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan
mengangkatnya, Umat memandangnya. Misdinar membunyikan Gong 3X. Ketika Imam
meletakkan Piala dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan
khidmat, sementara itu misdinar membunyikan lonceng panjang).
AKLAMASI ANAMNESIS
I. Bapa, kami mengenangkan sengsara Putra-Mu yang menyelamatkan,
kebangkitan-Nya yang mengagumkan, dan kenaikan-Nya ke surga. Sambil
mengharapkan kedatangan-Nya kembali dengan penuh syukur kami mempersembahkan
kepada-Mu kurban yang hidup dan kudus ini. Kami mohon, pandanglah persembahan
Gereja-Mu ini dan indahkanlah kurban yang telah mendamaikan kami dengan Dikau.
I. Kuatkanlah kami dengan Tubuh dan Darah-Nya, penuhilah kami dengan Roh
Kudus-Nya, agar kami sehati dan sejiwa dalam Kristus. Semoga kami disempurnakan
oleh-Nya menjadi suatu persembahan abadi bagi-Mu agar kami pantas mewarisi
kebahagiaan surgawi bersama dengan pilihan-Mu, terutama bersama Santa Perawan
Maria, Bunda Allah, Santo Yusuf suaminya, para rasul-Mu yang kudus dan para
martir-Mu yang jaya, dan bersama (Santo/a... serta) semua orang kudus yang
selalu mendampingi dan menolong kami.
I. Ya Bapa, semoga berkat kurban yang mendamaikan ini, damai sejahtera dan
keselamatan semakin dirasakan di seluruh dunia.
I. Kuatkanlah iman dan cinta kasih Gereja-Mu yang kini masih berziarah di bumi
ini bersama hamba-Mu, Paus kami ...., Uskup kami...., serta semua uskup, para
imam, diakon, serta semua pelayan umat, dan seluruh umat kesayangan-mu.
I. Dengarkanlah doa-doa umat-Mu yang Engkau perkenankan berhimpun di sini. Demi
kerahiman dan kasih setia-Mu, ya Bapa, persatukanlah semua anak-Mu di manapun
mereka berada.
I. Terimalah dengan rela ke dalam kerajaan-Mu: saudara-saudari kami dan semua
orang yang berkenan pada-Mu, yang telah beralih dari dunia ini.
I. Kami berharap agar bersama mereka kami pun menikmati kemuliaan-Mu
selama-lamanya dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab melalui Dialah
Engkau melimpahkan segala yang baik kepada dunia.
I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa
yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan
sepanjang segala masa.
U. Amin.
(Apabila
akhir Doa Syukur Agung ini dinyanyikan Imam, maka "Amin" dinyanyikan
umat,
sementara misdinar membunyikan lonceng panjang hingga lagu “AMIN” selesai dinyanyikan, lihat TPE hlm 57)
C. KOMUNI
BAPA KAMI (Didaraskan) (umat berdiri)
I. Saudara-saudari, kita telah menerima Roh Kudus yang menjadikan kita
anak-anak Allah. Maka dengan kuasa Roh Kudus itu, kita berani berdoa:
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah
kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah
kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun
mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam
pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu.
Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar
dari segala gangguan sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil
mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
DOA DAMAI
I. Tuhan Yesus Kristus bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan
bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami,
tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu
dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah yang hidup dan berkuasa
kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
ANAK DOMBA ALLAH (Didaraskan/ Berlutut)
PERSIAPAN KOMUNI
Ajakan menyambut Komuni
I. Inilah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang
diundang ke perjamuan-Nya
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah
saja, maka saya akan sembuh.
KOMUNI
LAGU KOMUNI (MENYESUAIKAN)
SAAT HENING
DOA SESUDAH KOMUNI -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
I. Ya Allah, kami bersyukur
karena Engkau telah mewahyukan rahasia agung karya keselamatan-Mu kepada kami.
Semoga dengan mengenangkan karya penyelamatan-Mu ini, kami semakin dikuatkan
dalam iman, diteguhkan dalam pengharapan, dan dikembangkan dalam cinta kasih
sehingga kelak kami pun layak memasuki dunia baru yang Kau janjikan. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
RITUS PENUTUP
PENGUMUMAN
BERKAT -berlutut-
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Semoga Saudara sekalian dilindungi,
dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa:
(†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
PENGUTUSAN
I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi
sudah selesai. Marilah pergi! Kita diutus.
U. Syukur kepada Allah.
PERARAKAN KELUAR (Lagu Penutup) -berdiri-
Untuk mendapatkan akses teks bacaan untuk tugas Minggu, 22 Agustus 2021 ini, anda bisa melihat/ mendownloadnya di link berikut ini:
1. TEKS MC AWAL FREE DOWNLOAD PDF
2. TEKS BACAAN I DAN 2 DOWNLOAD PDF
3. TEKS MAZMUR & ALLELUYA DOWNLOAD PDF
Rabu, 11 Agustus 2021
TEKS MISA HARI SP MARIA DIANGKAT KE SURGA B
HARI RAYA
SANTA PERAWAN MARIA
DIANGKAT KE
SURGA
Minggu, 15 Agustus 2021
RITUS PEMBUKA
Pengantar: (Misa Pagi 08:00 WIB)
“Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat Ke Surga”.
Tema hari ini adalah:
“Hatiku Bergembira Karena Allah, Juru Selamatku."
Saudara-saudara yang terkasih, Bunda Maria adalah Bunda Gereja. Bunda Maria selalu bergembira ketika mendapatkan amanat suci dari Allah Bapa melalui Roh Kudus.
Kini saatnya bagi kita untuk meneladan Sang Bunda, dengan segala rendah hati dan kekurangan kita untuk selalu menerima berkat perutusan bagi gereja.
Saudara-saudara
yang terkasih,
Intensi-intensi pada pagi hari ini adalah:
……………………………………………………………………….
Perayaan
Ekaristi pada pagi hari ini akan dipimpin oleh Pastor
……………….....................................................................................
Kita siapkan hati dan pikiran kita untuk menyambut Ekaristi.
Marilah kita nyanyikan lagu Pembukaan!
LAGU PEMBUKA (PS 637) -berdiri-
1. Salam, ya, Ratu surgawi, salam Maria. Engkau putri nan mulia, salam, Maria.
Hai umat, nyanyilah, bersorak-sorailah dan memuji tak henti. Salam, salam, salam
Maria.
2. Kau bunda yang penuh belas, salam Maria, penghibur kami, putramu, salam,
Maria. Hai umat, nyanyilah, bersorak-sorailah dan memuji tak henti. Salam,
salam, salam Maria.
3. Engkau harapan putramu, salam Maria, naungan orang yang sesat, salam, Maria.
Hai umat, nyanyilah, bersorak-sorailah dan memuji tak henti. Salam, salam,
salam Maria.
4. Dengar seruan anakmu, salam, Maria, dirundung duka dan sedih, salam Maria.
Hai umat, nyanyilah, bersorak-sorailah dan memuji tak henti. Salam, salam,
salam Maria.
5. Engkau pendoa kuasa, salam, Maria, jadilah kau penolongku, salam, Maria. Hai
umat, nyanyilah, bersorak-sorailah dan memuji tak henti. Salam, salam, salam
Maria.
6. Pandanglah kami, putramu, salam, Maria, tunjukkan Yesus, Putramu, salam,
Maria. Hai umat, nyanyilah, bersorak-sorailah dan memuji tak henti. Salam,
salam, salam Maria.
TANDA SALIB DAN SALAM -berdiri-
I. Dalam nama (†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus,
cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
PENGANTAR -berdiri-
SERUAN TOBAT (Didaraskan, PS 342) -berdiri-
I. Saudara-saudari, marilah mengakui bahwa kita telah berdosa supaya layak
merayakan peristiwa penyelamatan ini.
I. Tuhan Yesus Kristus, Sabda kekal
Bapa, Engkau telah memilih Bunda Maria menjadi Bunda-Mu yang tak bernoda.
Bebaskanlah kami dari noda dosa.
K. Kyrie, eléison (Tuhan, kasihanilah kami)
U. Kyrie, eléison (Tuhan, kasihanilah kami)
I. Tuhan Yesus Kristus, Sabda kekal
Bapa, Engkau telah memilih Bunda Maria menjadi Bunda-Mu yang tak bernoda.
Bebaskanlah kami dari noda dosa.
K. Christe, eléison (Kristus, kasihanilah kami)
U. Christe, eléison (Kristus, kasihanilah kami).
I. Engkaulah Roti Kehidupan. Jikalau
seorang makan dari roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.
K. Kyrie, eléison (Tuhan, kasihanilah kami)
U. Kyrie, eléison (Tuhan, kasihanilah kami)
I. Semoga Allah yang mahakuasa
mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal
U. Amin.
MADAH KEMULIAAN (Didaraskan, PS 343) -berdiri-
DOA PEMBUKA -berdiri-
I.
Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I Allah Yang Mahakuasa dan kekal, Perawan Maria yang tak bernoda, Bunda
Putra-Mu, telah Engkau angkat ke dalam kemuliaan surgawi dengan jiwa dan
raganya. Kami mohon, semoga dengan tetap mengarahkan hati kepada
perkara-perkara surgawi, kami layak ikut serta dalam kemuliaannya. Dengan
pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau
dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.
LITURGI
SABDA
BACAAN I (Why 11:19a; 12:1-6a.10ab) -duduk-
"Seorang perempuan berselubungkan matahari dengan bulan di bawah kakinya."
L. Bacaan dari Kitab Wahyu:
Aku, Yohanes, melihat Bait Suci Allah yang di surga,
L.
Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
MAZMUR TANGGAPAN (PS 861; Mzm 45:10bc.11.12ab.16) -duduk-
Ulangan:
- Dengarlah, hai puteri,
lihatlah dan sendengkanlah telingamu, lupakanlah bangsamu dan seisi rumah
ayahmu! Biarlah
raja menjadi bergairah karena keelokanmu, sebab dialah tuanmu! Sujudlah
kepadanya.
- Di antara mereka yang
disayangi terdapat puteri-puteri raja, di sebelah kananmu berdiri permaisuri
berpakaian emas dari ofir.
- Dengan sukacita dan
sorak-sorai mereka dibawa, mereka masuk ke dalam istana raja.
BACAAN II (1Kor 15:20-26) -duduk-
"Kristus sebagai buah sulung, sesudah itu mereka yang menjadi
milik-Nya."
L. Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus:
Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur
kepada Allah
TEKS BACAAN 1 DAN 2 FREE DOWNLOAD PDF
MAZMUR DAN ALLELUYA FREE DOWNLOAD PDF
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 953) -berdiri-
BACAAN INJIL (Luk 1:39-56)
"Yang Mahakuasa telah
melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku
dan meninggikan orang-orang yang rendah."
I. Tuhan bersamamu
U. Dan
bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut
Lukas
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Beberapa waktu sesudah kedatangan malaikat Gabriel,
bergegaslah Maria ke pegunungan menuju sebuah kota di wilayah Yehuda. Ia
masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Ketika Elisabet
mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan Elisabet
pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring; “Diberkatilah
engkau di antara semua wanita, dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini
sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu
sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.
Sungguh, berbahagialah dia yang telah percaya, sebab firman Tuhan yang
dikatakan kepadanya akan terlaksana.” Lalu kata Maria, “Jiwaku memuliakan
Tuhan, dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku, sebab Ia telah
memerhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai sekarang segala
keturunan akan menyebut aku berbahagia, karena Yang Mahakuasa telah melakukan
perbuatan-perbuatan besar kepadaku, dan nama-Nya adalah Kudus.Rahmat-Nya turun
temurun atas orang yang takut akan Dia. Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan
perbuatan tangan-Nya, dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya, dan meninggikan orang-orang
yang rendah; Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan
menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa; Ia menolong Israel
hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya, seperti yang dijanjikan-Nya kepada
nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya.”
Kira-kira tiga bulan lamanya, Maria tinggal bersama dengan Elisabet, lalu
pulang ke rumahnya.
HOMILI -duduk-
hening sejenak
SYAHADAT -berdiri-
DOA UMAT -berdiri-
I. Yesus menaruh kepercayaan kepada
kita. Kita diberi tugas mengerjakan dunia lebih lanjut, dan hidup menurut
Roh-Nya. Marilah kita mohon doa restu Bunda Maria, mohon bantuan dan semangat
dalam karya ini.
L. Bagi Sri Paus, para Uskup dan para
imam:
Semoga Bapa mendampingi Sri Paus, para Uskup dan para imam agar mereka menerima segala cobaan dan kesulitan dengan iman, bahwa Tuhan menunjuk yang kecil dan memperkaya yang papa.
Marilah kita mohon.
U. Kabulkanlah
doa kami ya Tuhan.
L. Bagi para pemimpin masyarakat:
Semoga Bapa membimbing para masyarakat kita agar mereka mampu meresapi semangat pelayanan dan kerendahan hati dalam melaksanakan tugas mereka.
Marilah kita mohon.
U. Kabulkanlah
doa kami ya Tuhan.
L. Bagi para ibu:
Semoga Bapa membimbing para ibu agar mereka meneladani Bunda Maria, dan jangan merasa cemas menyaksikan keberhasilan ataupun kegagalan putera-puteri mereka.
Marilah kita mohon.
U. Kabulkanlah
doa kami ya Tuhan.
L. Bagi kita di sekitar altar ini:
Semoga Bapa menerangi kita agar kita semakin percaya bahwa kebencian telah dikalahkan oleh cinta kasih, dan bahwa maut bukanlah akhir dari segala-galanya, sebagaimana Bunda Maria selalu bersyukur dan memuji pada-Nya karena karya penyelamatan.
Marilah kita mohon.
U. Kabulkanlah
doa kami ya Tuhan.
I. Allah Bapa yang Mahakuasa dan kekal,
kami bersyukur kepada-Mu atas pengangkatan Bunda Maria, Bunda Putra-Mu, dan
Bunda kami umat manusia ke surga. Kebahagiaan yang telah dicapainya merupakan
janji dan jaminan bagi kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
LITURGI
EKARISTI
A. PERSIAPAN
PERSEMBAHAN
LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN (MB 543) -duduk-
1. Mengasih Maria kerinduanku, menjadi abdinya cita hidupku. Ya bunda
surgawi, sambut baktiku, kini kuhaturkan doa padamu.
2. Maria pemurah, ratu surgawi, engkaulah bundaku, aku anakmu. Janganlah
biarkan apapun juga memisahkan kita kini dan kelak.
3. Ratu yang perkasa, dengar doaku, dampingilah aku, di medan hidup, Ulurkan
tanganmu, bilaku jatuh, dan hantarkan aku ke dalam surga.
umat berdiri ketika didupai
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan
pada Allah, Bapa yang mahakuasa. -berdiri-
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita
serta seluruh umat Allah yang kudus.
I. Ya Allah, semoga persembahan bakti kami ini naik ke hadirat-Mu, dan berkat
doa Santa Perawan Maria yang Diangkat ke dalam kemuliaan surgawi, hati kami
bernyala-nyala karena api cinta, yang senantiasa merindukan Dikau. Dengan
pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
B. DOA SYUKUR AGUNG
PREFASI (Kemuliaan Maria yang Diangkat ke Surga) -berdiri-
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah
kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, bahwa kami selalu dan di mana pun bersyukur
kepada-Mu, Tuhan Bapa yang kudus, Allah yang Mahakuasa dan kekal: dengan
pengantaraan Kristus Tuhan kami. Sebab, Perawan Maria, Bunda Allah, pada hari
ini diangkat ke surga. Dialah awal dan gambaran Gereja-Mu, yang harus bertumbuh
sampai ke kepenuhan; dialah jaminan harapan dan tanda penghiburan bagi umat
yang sedang berziarah. Dia tidak Engkau biarkan mengalami kebinasaan dalam
kubur, sebab ia telah melahirkan Putra-Mu, Pencipta kehidupan, yang secara
mengagumkan telah menjelma menjadi manusia dari dia. Dari sebab itu, bergabung
dalam paduan para Malaikat, dengan penuh sukacita kami memuji Dikau sambil
bernyanyi:
KUDUS -berdiri- (Didaraskan, PS 387)
Sanctus, Sanctus, Sanctus,
Dominus Deus Sabbaoth;
Pleni sunt caeli et terra gloria Tua.
Hosanna in excelsis.
Benedictus qui venit in nomine Domini.
Hosanna in excelsis
(Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.)
DOA SYUKUR AGUNG I -berlutut-
-untuk imam buka TPE untuk
imam-
I. Ya Bapa yang mahamurah, dengan rendah hati kami mohon demi Yesus Kristus,
Putra-Mu, Tuhan kami: Sudilah menerima dan memberkati (†) pemberian ini, persembahan ini, kurban kudus yang tak bernoda ini. Kami
mempersembahkan kepada-Mu pertama-tama untuk Gereja-Mu yang kudus dan katolik.
Semoga Engkau memberikan kepadanya damai, perlindungan, persatuan, dan
bimbingan di seluruh dunia bersama hamba-Mu Paus kami... dan Uskup kami ...
serta semua orang yang menjaga dan menumbuhkan iman katolik, sebagaimana kami
terima dari para rasul.
I. Ingatlah, ya Tuhan, akan hamba-hamba-Mu... yang meminta doa kami; dan semua
orang yang berhimpun di sini, yang iman dan baktinya Engkau kenal dan Engkau
maklumi; bagi mereka, kurban ini kami persembahkan kepada-Mu. Ingatlah juga
akan mereka yang mempersembahkan kepada-Mu kurban pujian ini bagi dirinya
sendiri dan bagi kaum kerabatnya untuk penebusan jiwa mereka, untuk keselamatan
dan kesejahteraan yang mereka harapkan dari-Mu, ya Allah yang benar, hidup dan
kekal.
Communicantes
Dalam persatuan dengan seluruh Gereja, kami mengenang dan menghormati: terutama
Santa Maria, tetap perawan mulia, Bunda Yesus Kristus, Tuhan dan Allah kami,
Santo Yusuf, suaminya, serta para rasul dan para martir-Mu yang bahagia, Petrus
dan Paulus, Andreas (Yakobus dan Yohanes, Tomas, Yakobus dan Filipus,
Bartolomeus dan Matius, Simon dan Tadeus: Linus, Kletus, Klemens dan Sikstus,
Kornelius dan Siprianus, Laurensius dan Krisogonus, Yohanes dan Paulus, Kosmas
dan Damianus) dan semua orang kudus-Mu. Atas jasa dan doa mereka, lindungilah
dan tolonglah kami dalam segala hal. Demi Kristus, Tuhan kami.
U.Amin.
I. Maka kami mohon, ya Tuhan, sudilah menerima persembahan kami,
hamba-hamba-Mu, dan persembahan seluruh keluarga-Mu ini: bimbinglah jalan hidup
kami dalam damai-Mu, luputkanlah kami dari hukuman kekal dan terimalah kami
dalam kawanan para pilihan-Mu. Demi Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
I. Ya Allah, kami mohon, sudilah memberkati dan menerima persembahan kami ini
sebagai persembahan yang sempurna, yang benar, dan yang berkenan pada-Mu, agar
bagi kami menjadi Tubuh dan Darah Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus.
Putra Altar membunyikan lonceng/gong.
I. Pada hari sebelum menderita Ia mengambil roti dengan tangan-Nya yang kudus
dan mulia, dan sambil menengadah kepada-Mu, Allah Bapa-Nya yang mahakuasa, Ia
mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya
kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
Terimalah dan makanlah:
Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu.
Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Misdinar membunyikan Gong 3X. Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut. Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat, misdinar membunyikan lonceng.
Demikian pula, sesudah perjamuan, Ia mengambil piala yang luhur dengan tangan-Nya yang kudus dan mulia. Sekali lagi Ia mengucap syukur dan memuji Dikau lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
Terimalah dan minumlah: Inilah piala Darah-Ku, darah
perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang demi
pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku.
Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkat-Nya. Umat memandang-Nya. Misdinar membunyikan Gong 3X. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut. Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat, misdinar membunyikan lonceng panjang.
AKLAMASI
ANAMNESIS
Dari anugerah-anugerah yang telah Engkau berikan kepada kami, ya Allah, yang
mahamulia, kami mempersembahkan kepada-Mu, kurban yang murni, kurban yang suci,
kurban yang tak bernoda, roti suci kehidupan abadi dan piala keselamatan kekal.
Sudilah memandang persembahan
ini dengan hati yang rela dan wajah berseri; dan sudilah menerimanya seperti
Engkau berkenan menerima persembahan hamba-Mu Habel dan kurban leluhur kami
Abraham dan seperti Engkau berkenan menerima kurban suci dan tak bernoda yang
dipersembahkan kepada-Mu oleh Melkisedek, Imam Agung-Mu.
I. Kami mohon kepada-Mu, ya Allah yang mahakuasa: utuslah malaikat-Mu yang
kudus mengantar persembahan ini ke altar-Mu yang luhur, ke hadapan keagungan
ilahi-Mu, agar kami semua yang mengambil bagian dalam perjamuan ini, dengan
menyambut Tubuh dan Darah Putra-Mu, dipenuhi dengan segala berkat dan rahmat
surgawi. Demi Kristus, Tuhan kami.
U.Amin.
I. Ingatlah juga, ya Tuhan, akan hamba-hamba-Mu..... dan ..... yang telah
mendahului kami dengan meterai iman dan beristirahat dalam damai.
I. Kami mohon kepada-Mu, ya Tuhan, perkenankanlah mereka dan semua orang yang
telah beristirahat dalam Kristus mendapatkan kebahagiaan, terang dan damai.
Demi Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
I. Perkenankanlah juga kami, hamba-hamba-Mu yang berdosa ini, yang berharap
atas kerahiman-Mu yang melimpah, mengambil bagian dalam persekutuan dengan para
rasul dan para martir-Mu yang kudus: dengan Yohanes Pembaptis, Stefanus, Matias
dan Barnabas, (Ignasius dan Aleksander, Marselinus dan Petrus, Felisitas dan
Perpertua, Agata, dan Lusia, Agnes, Sesilia, dan Anastasia) dan semua orang
kudus-Mu: perkenankanlah kami menikmati kebahagiaan bersama mereka, bukan
karena jasa-jasa kami, melainkan kelimpahan pengampunan-Mu. Demi Kristus, Tuhan
kami.
I. Dengan pengantaraan Dia, Engkau senantiasa menciptakan menguduskan,
menghidupkan, memberkati, dan menganugerahkan segala yang baik kepada kami.
I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa
yang mahakuasa, - dalam persekutuan Roh Kudus, segala hormat dan kemulaan
sepanjang segala masa.
U.Amin.
(Apabila akhir Doa Syukur Agung ini dinyanyikan
Imam, maka "Amin" dinyanyikan umat,
misdinar membunyikan lonceng panjang hingga lagu “AMIN” selesai dinyanyikan, lihat TPE hlm 57)
C. KOMUNI
BAPA KAMI (Didaraskan, PS 404) -berdiri-
I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita
berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah
kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah
kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun
mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam
pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu.
Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar
dari segala gangguan sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil
mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
DOA DAMAI -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda kepada para rasul, "Damai
Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan
dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup
bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami
kini dan sepanjang masa.
U. Amin.
I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
ANAK DOMBA ALLAH (Didaraskan, PS 408) -berlutut-
Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
(Anak domba Allah yang
menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, miserere nobis.
(Anak domba Allah yang
menghapus dosa dunia, kasihanilah kami)
Agnus Dei, qui tollis peccata mundi, dona nobis pacem.
(Anak domba Allah yang
menghapus dosa dunia, berilah kami damai.)
PERSIAPAN KOMUNI -berlutut/duduk-
Ajakan menyambut Komuni
I. Saudara-saudari terkasih, Tuhan Yesus bersabda, "Akulah roti hidup;
barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya
kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi." Berbahagialah kita yang diundang ke
perjamuan Tuhan.
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah
saja, maka saya akan sembuh.
KOMUNI
LAGU KOMUNI 1 (PS 425) –berlutut/ duduk-
Ulangan: Laksana rusa rindu akan air, jiwaku rindu pada-Mu
Tuhan.
1. Laksana rusa rindu akan air, jiwaku rindu pada-Mu Tuhan.'Ku haus akan
Allah sumber hidup, bilakah aku 'kan memandang-Mu.
2. Mengapa jiwaku sedih dan susah, cemas gelisah tiada henti? Berharaplah
kepada Allah hidup, wajah-Nya sumber kebahagiaan.
LAGU KOMUNI 2 (PS 633)
"Diberkatilah engkau, perawan Maria, oleh Allah yang mahatinggi. Nama-Mu
diharumkan Tuhan, dan oleh semua orang dipuji"
Dari dia lahirlah Sang Juruselamat: Yesus Kristus Sang Imanuel; hidupnya
disucikan Tuhan sedari kandungan Anna, ibunya.
Dia hamba yang setia kepada Allahnya dan percaya penuh firman-Nya. Segala duka
ditanggungnya dengan penuh iman dan pengharapan.
DOA SESUDAH KOMUNI -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
I. Ya Allah, kami telah menyambut sakramen keselamatan. Kami mohon,
semoga berkat doa Santa Perawan Maria yang diangkat ke dalam kemuliaan surgawi,
kami diantar kepada kemuliaan kebangkitan. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan
kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.
U. Amin
RITUS PENUTUP
BERKAT -berlutut-
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Semoga karena doa Santa Perawan
Maria, Allah berkenan menebus umat manusia dan melimpahi Saudara dengan
berkat-Nya.
U. Amin.
I. Semoga Saudara senantiasa
merasakan perlindungan Santa Perawan Maria yang melahirkan bagi kita Sang
Pencipta kehidupan.
U. Amin.
I. Semoga perayaan suci ini
memberikan kepada Saudara kegembiraan batin dan pahala surgawi.
U. Amin.
I. Semoga Saudara sekalian
dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa:
(†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
PENGUTUSAN
I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi
sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah.
I. Marilah pergi, kita diutus!
U. Amin.
PERARAKAN KELUAR (PS 632)
NB:
Lagu di atas merupakan lagu-lagu pilihan yang
sudah cocok dengan masa hari itu, Hari Raya Santa Perawan Maria diangkat ke
surga.
Secara terpisah,
Kalian juga bisa mendapatkan teks dalam bentuk PDF untuk didownload, silakan klik di bawah ini saja:










