Sabtu, 09 Oktober 2021

TEKS MISA MINGGU BIASA XXIII TAHUN B

 MISA HARI MINGGU BIASA XXIII TAHUN B


Minggu, 05 September 2021

RITUS PEMBUKA        

Pengantar: (Misa Pagi 08:00 WIB)

Saudara dan saudari yang terkasih dalam Tuhan Yesus,

Selamat pagi dan selamat datang di gereja Katedral Santa Gemma Galgani,
Pagi hari ini merupakan:

“Hari Minggu Biasa XXIII”.

Tema hari ini adalah:

"Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara."

            Saudara-saudara yang terkasih,

Sebagai umat manusia, tentunya kita semua tidak ada yang sempurna. Namun kita yakin Tuhan telah memberikan jaminan, bahwa kita tetap dianggap sama di hadapan Tuhan. Oleh karena itu, percayalah bahwa segala kelemahan, kekurangan, dan ketidak mampuan kita, Tuhan akan memberikan sesuatu yang lebih agar kita mampu bermanfaat bagi sesama kita.

            Saudara-saudara yang terkasih,

Intensi-intensi pada pagi hari ini adalah:

……………………………………………………………………….

Perayaan Ekaristi pada pagi hari ini akan dipimpin oleh Pastor ……………….....................................................................................

Kita siapkan hati dan pikiran kita untuk menyambut Ekaristi.

Marilah kita nyanyikan lagu Pembukaan!

LAGU PEMBUKA:  -berdiri-
                         
TANDA SALIB DAN SALAM -berdiri-

I. Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
 
PENGANTAR  -berdiri-    
         

Saudara-saudara terkasih,
Sebelum melanjutkan Ekaristi ini, marilah kita menyesali segala dosa dan kesalahan kita di hadapan Tuhan dan sesama.
Marilah kita nyatakan tobat kita dengan berdoa:
SAYA MENGAKU   -berlutut-

I. Semoga Allah yang Mahakuasa membersihkan kita dari dosa-dosa kita, dan melalui perayaan Ekaristi ini membuat kita layak untuk berbagi di meja Kerajaan-Nya.
U. Amin.

TUHAN KASIHANILAH -berlutut-
    
MADAH KEMULIAAN -berdiri-            
   
DOA PEMBUKA -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I  Allah Bapa Yang Maharahim, bukalah mata dan telinga kami terhadap segala kebaikan yang telah Kaulaksanakan melalui Yesus Kristus, Putra-Mu, sehingga kami dapat bersaksi bahwa "Semua yang dibuat-Nya baik". Dengan demikian, semoga semakin banyak orang mengimani Putra-Mu itu. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.
  

LITURGI SABDA   

BACAAN I (Yes 35:4-7a) 

   "Telinga orang tuli akan dibuka, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai."            

L. Bacaan dari Kitab Yesaya:                  
Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati,

"Kuatkanlah hatimu, janganlah takut!

Lihatlah,

Allahmu akan datang dengan pembalasan dan ganjaran.

Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!"

Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan,

dan telinga orang-orang tuli akan dibuka.

Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa,

dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai;

sebab mata air memancar di padang gurun,

dan sungai di padang belantara;

tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam,

dan tanah gersang menjadi sumber-sumber air.                  

L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.
 

CATATAN:

Mohon Perhatikan hal di bawah ini ketika akan menyampaikan Sabda Tuhan!


Pembacaan dari Kitab Yesaya

Salah (X)

Bacaan Pertama dari Kitab Yesaya

Salah (X)

Bacaan dari Kitab Yesaya

Benar (V)

  
MAZMUR TANGGAPAN (PS 832;  Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10)

Ulangan:

Ayat oleh Pemazmur :
1. Tuhan menegakkan keadilan bagi orang yang diperas, dan memberi roti kepada orang-orang yang lapar. Tuhan membebaskan orang-orang yang terkurung.
2. Tuhan membuka mata orang buta, dan menegakkan orang yang tertunduk, Tuhan mengasihi orang-orang benar dan menjaga orang-orang asing.
3. Anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya. Tuhan itu Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, ya Sion, turun-menurun!
                                          

BACAAN II  (Yak 2:1-5) -duduk-

  "Bukankah Allah memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi ahli waris Kerajaan?"                   

L. Bacaan dari Surat Rasul Yakobus:                                                                                         
Saudara-saudaraku,

sebagai orang yang beriman kepada Yesus Kristus,

Tuhan kita yang mulia,

janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.

Sebab, jika ada orang yang memakai cincin emas

dan pakaian indah masuk ke dalam kumpulanmu,

dan masuk pula ke situ seorang miskin yang berpakaian buruk,

dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu

serta berkata kepadanya,

"Silahkan Tuan duduk di tempat yang baik ini!"

sedang kepada orang yang miskin itu kamu berkata,

'Berdirilah saja di sana!' atau,

'Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku'

bukankah kamu telah membuat pembedaan dalam hatimu,

dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat?

Dengarkanlah, Saudara-saudara terkasih!

Bukankah Allah memilih orang-orang

yang dianggap miskin oleh dunia ini

untuk menjadi kaya dalam iman,

dan ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikan-Nya

kepada siapa saja yang mengasihi Dia?
                              
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah

CATATAN:

Mohon Perhatikan hal di bawah ini ketika akan menyampaikan Sabda Tuhan!


Pembacaan dari Surat Rasul Yakobus

Salah (X)

Bacaan ke 2 dari Surat Rasul Yakobus

Salah (X)

Bacaan dari Surat Rasul Yakobus

Benar (V)

                 
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 953) -berdiri-


BACAAN INJIL (Mrk 7:31-37) -berdiri-     

    "Yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara."                         

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Pada waktu itu Yesus meninggalkan daerah Tirus,

dan lewat Sidon pergi ke Danau Galilea,

di tengah-tengah daerah Dekapolis.

Di situ orang membawa kepada-Nya seorang tuli

dan gagap dan memohon supaya Yesus

meletakkan tangan-Nya atas orang itu.

Maka Yesus memisahkan dia dari orang banyak,

sehingga mereka sendirian.

Kemudian Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu,

lalu meludah dan meraba lidah orang itu.

Kemudian sambil menengadah ke langit

Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya, “Effata”’

artinya: Terbukalah!

Maka terbukalah telinga orang itu,

dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya,

lalu ia berkata-kata dengan baik.

Yesus berpesan kepada orang-orang

yang ada di situ supaya jangan menceritakannya

kepada siapa pun juga.

Tetapi makin dilarang-Nya mereka,

makin luas mereka memberitakannya.

Mereka takjub dan tercengang, dan berkata,

“Ia menjadikan segala-galanya baik!

Yang tuli dijadikan-Nya mendengar,

yang bisu dijadikan-Nya berbicara.”

P: Demikianlah Injil Tuhan

U: Terpujilah Kristus

   

HOMILI -duduk-   
   
hening sejenak
    
SYAHADAT
-berdiri- 
   
DOA UMAT -berdiri-
I. Kristuslah kehadiran Kerajaan Allah yang menyelamatkan. Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berbicara. Marilah kita dengan mantap berdoa kepada Bapa, yang telah mengutus Yesus Kristus bagi keselamatan kita:

L. Bagi Gereja di negara-negara berkembang;

Semoga Bapa membimbing Gereja-Nya di negara-negara berkembang, agar tidak hanya menonjol karena perhatiannya kepada kaum miskin, tetapi berani pula membela keadilan sosial.

Marilah kita mohon, . . .
U.
Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.       

L. Bagi masyarakat kita:

Semoga Bapa memberkati masyarakat kita untuk setia dalam memperjuangkan keadilan dan kebenaran serta mau terlibat dalam memberikan diri bagi orang-orang yang sedang mengalami penderitaan dan kesulitan.

Marilah kita mohon, . . .
U.
Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.   

L. Bagi orang-orang sakit, bisu tuli dan buta:

Semoga Bapa meneguhkan semangat dan pengharapan orang-orang yang sakit, bisu tuli, dan buta, sehingga dapat mempersatukan penderitaan mereka dengan penderitaan Kristus dan demi cinta kasih sejati.

Marilah kita mohon, . . .
U.
Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.   

L. Bagi kita semua di sini:

Semoga Bapa menerangi kita agar jangan sampai silau oleh kekayaan, tetapi selalu waspada serta berbela rasa terhadap kesulitan sesama sebagai pengikut Kristus.

Marilah kita mohon, . . .
U.
Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.   
   
I. Allah Bapa di surga, kami percaya akan kebaikan dan penyelenggaraan-Mu terhadap semua orang. Perkenankanlah kami mengalami dan menghayati bahwa Engkau Allah kami dan kami umat kesayangan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin. 

LITURGI EKARISTI

A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN       

LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN (PS 379) -duduk-   
Bapa di surga, t'rimalah, hasil usaha jemaat-Mu: Roti dan anggur wujudnya, cinta dan bakti maksudnya; tanda syukur kepada-Mu di dalam Yesus, Putra-Mu. 
Jiwa dan raga t'rimalah, karya dan hidupku sambutlah: tanda iman dan cintaku kepada Yesus Putra-Mu. Dimuliakanlah nama-Mu oleh seluruh umat-Mu.        

DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. -berdiri-
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.   
I.  Allah Bapa penuh kasih, semoga melalui persembahan roti dan anggur ini, Engkau berkenan memilih kami untuk menjadi pewaris-pewaris karya keselamatan-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.
 

B. DOA SYUKUR AGUNG                         

PREFASI  (Prefasi VII Minggu Biasa - Kita selamat karena ketaatan Kristus)  -berdiri- 
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan
I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa, bahwa di mana pun juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu. Sebab Engkau mengasihi dunia dengan kasih yang begitu besar sehingga Engkau mengutus Putra-Mu menebus kami. Oleh karena ketaatan-Nya, Engkau rela memulihkan kasih karunia yang telah kami hilangkan karena ketidaktaatan kami kepada-Mu. Seturut kehendak-Mu, Yesus Kristus hidup sebagai manusia biasa seperti kami, namun tanpa dosa, supaya kami meneladan Dia sehingga kesetiaan yang berkenan pada-Mu dan Engkau temukan dalam diri Putra-Mu itu Engkau temukan pula dalam diri kami. Maka, ya Bapa, kami mengumandangkan lagu pujian bagi-Mu, dan bersukaria bersama para malaikat dan semua orang kudus yang tak henti-hentinya bernyanyi:
        

KUDUS (PS 387)      

Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.

DOA SYUKUR AGUNG III (umat berlutut)

I. Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa. Segala ciptaan patut memuji Engkau. Sebab, dengan pengantaraan Putra-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus, dan dengan daya kekuatan Roh Kudus, Engkau menghidupkan dan menguduskan segala sesuatu. Tak henti-hentinya Engkau menghimpun umat-Mu sehingga dari terbitnya matahari sampai terbenamnya di seluruh bumi dipersembahkan kurban yang murni untuk memuliakan nama-Mu.
  
Maka kami mohon, ya Bapa, sudilah menguduskan persembahan ini dengan Roh-Mu agar bagi kami menjadi Tubuh dan
(†) Darah Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus, yang menghendaki kami merayakan misteri ini.
  
Sebab pada malam Ia dikhianati, Yesus mengambil roti. Ia mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
  
Terimalah dan makanlah: Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu  

  
(Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Misdinar membunyikan Gong 3X.

Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat, misdinar membunyikan lonceng panjang). 

     
Demikian pula, sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia mengucap syukur dan memuji Dikau lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
 
Terimalah dan minumlah: Inilah piala Darah-Ku, Darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku. 

(Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Misdinar membunyikan Gong 3X. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat, misdinar membunyikan lonceng panjang). 

AKLAMASI ANAMNESIS

I. Sungguh agung misteri iman kita

U. Tuhan, penebus dunia, dengan salib dan kebangkitan-Mu, Engkau membebaskan manusia. Selamatkanlah kami umat-Mu.
 
I. Bapa, kami mengenangkan sengsara Putra-Mu yang menyelamatkan, kebangkitan-Nya yang mengagumkan, dan kenaikan-Nya ke surga. Sambil mengharapkan kedatangan-Nya kembali dengan penuh syukur kami mempersembahkan kepada-Mu kurban yang hidup dan kudus ini. Kami mohon, pandanglah persembahan Gereja-Mu ini dan indahkanlah kurban yang telah mendamaikan kami dengan Dikau.
 
I. Kuatkanlah kami dengan Tubuh dan Darah-Nya, penuhilah kami dengan Roh Kudus-Nya, agar kami sehati dan sejiwa dalam Kristus. Semoga kami disempurnakan oleh-Nya menjadi suatu persembahan abadi bagi-Mu agar kami pantas mewarisi kebahagiaan surgawi bersama dengan pilihan-Mu, terutama bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yusuf suaminya, para rasul-Mu yang kudus dan para martir-Mu yang jaya, dan bersama (Santo/a... serta) semua orang kudus yang selalu mendampingi dan menolong kami.
 
I. Ya Bapa, semoga berkat kurban yang mendamaikan ini, damai sejahtera dan keselamatan semakin dirasakan di seluruh dunia.
 
I. Kuatkanlah iman dan cinta kasih Gereja-Mu yang kini masih berziarah di bumi ini bersama hamba-Mu, Paus kami ...., Uskup kami...., serta semua uskup, para imam, diakon, serta semua pelayan umat, dan seluruh umat kesayangan-mu.
 
I. Dengarkanlah doa-doa umat-Mu yang Engkau perkenankan berhimpun di sini. Demi kerahiman dan kasih setia-Mu, ya Bapa, persatukanlah semua anak-Mu di manapun mereka berada.
 
I. Terimalah dengan rela ke dalam kerajaan-Mu: saudara-saudari kami dan semua orang yang berkenan pada-Mu, yang telah beralih dari dunia ini.
 
I. Kami berharap agar bersama mereka kami pun menikmati kemuliaan-Mu selama-lamanya dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab melalui Dialah Engkau melimpahkan segala yang baik kepada dunia.
 
I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U. Amin. 

(Apabila akhir Doa Syukur Agung ini dinyanyikan Imam, maka "Amin" dinyanyikan umat,

misdinar membunyikan lonceng panjang hingga lagu “AMIN” selesai dinyanyikan, lihat TPE hlm 57)

C. KOMUNI

BAPA KAMI (PS 402) -berdiri-
I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.
             

DOA DAMAI -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin. 

I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
                 
ANAK DOMBA ALLAH  -berdiri-
          
PERSIAPAN KOMUNI -berlutut-

Ajakan menyambut Komuni
I. Inilah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
    
KOMUNI                                  
       
LAGU KOMUNI 1  -berlutut/duduk-    

LAGU KOMUNI 2 -berlutut-

SAAT HENING -duduk-

DOA SESUDAH KOMUNI -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
I.  Allah Bapa Yang Maharahim, kami bersyukur atas sakramen cinta kasih-Mu ini. Mampukanlah kami untuk melihat dan mewartakan karya cinta kasih-Mu dalam hidup kami sehari-hari. Utuslah Roh Kebijaksanaan-mu untuk membimbing kami dalam peziarahan menuju kepada-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin. 

RITUS PENUTUP

DOA MELAWAN IBLIS (Gubahan Bapa Suci Paus Leo XIII)

I. Marilah kita berdoa bersama: 
I+U. ”Santo Mikael Malaikat agung, jagalah kami dalam pertempuran, jadilah pelindung kami melawan kejahatan dan tipu daya si jahat. Dengan rendah hati, kami memohon kepadamu, semoga Allah menghardik setan, dan engkau, Pangeran bala tentara surga, dengan kekuatan Allah, lemparkanlah ke dalam neraka, setan dan roh-roh jahat yang mengembara di dunia untuk mengancurkan jiwa-jiwa.” Amin.       

BERKAT  -berlutut-

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
     
I. Semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa:

(†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
  
PENGUTUSAN

  
I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah.
I. Marilah pergi, kita diutus!

U. Amin.
          
PERARAKAN KELUAR  -berdiri-

NB: Untuk lagu, silakan kelompok koor menyesuaikan dengan lagu yang sesuai dengan masa tersebut.

Untuk melihat atau mendownload Teks silakan klik di bawah ini:




 



TEKS MISA MINGGU BIASA XXII TAHUN B

 MISA HARI MINGGU BIASA XXII TAHUN B

Minggu, 29 Agustus 2021

LAGU PEMBUKA  -berdiri-      
                     
TANDA SALIB DAN SALAM -berdiri-

I. Dalam nama (†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus
U. Amin
I. Rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah dan persekutuan Roh Kudus bersamamu
U. Dan bersama rohmu
 
PENGANTAR  -berdiri-          
SERUAN TOBAT
I. Saudara-saudari, marilah mengakui bahwa kita telah berdosa supaya layak merayakan peristiwa penyelamatan ini.
I+U. Saya mengaku kepada Allah yang mahakuasa dan kepada Saudara sekalian, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian. Saya berdosa, saya berdosa, saya sungguh berdosa. Oleh sebab itu saya mohon kepada Santa Perawan Maria, kepada para malaikat dan orang kudus, dan kepada Saudara sekalian, supaya mendoakan saya pada Allah Tuhan kita.

I. Semoga Allah yang mahakuasa mengasihani kita, mengampuni dosa kita dan mengantar kita ke hidup yang kekal
U. Amin.
           

TUHAN KASIHANILAH KAMI (PS 342)
  
MADAH KEMULIAAN (PS 343)
                     
DOA PEMBUKA -berdiri-
I. Marilah kita berdoa:
(hening sejenak)
I  Allah yang mahakuasa, Engkaulah sumber dan segala yang baik. Bangkitkanlah dalam diri kami kasih akan Dikau dan tambahkanlah iman kami. Semoga Engkau memupuk benihbenih yang baik dalam diri kami dan memeliharanya sampai menghasilkan buah. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, yang bersama Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin.

   LITURGI SABDA   

BACAAN I (Ul 4:1-2.6-8) 
    "Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu; dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan."

             
L. Bacaan dari Kitab Ulangan:                 
Di padang gurun seberang Sungai Yordan

Musa berkata kepada bangsanya,

“Hai orang Israel, dengarlah ketetapan

dan peraturan yang kuajarkan kepadamu untuk dilakukan,

supaya kamu hidup, dan memasuki serta menduduki negeri

yang diberikan kepadamu oleh Tuhan, Allah nenek moyangmu.

Janganlah kamu menambahi apa yang kuperintahkan kepadamu,

dan janganlah kamu menguranginya;

dengan demikian kamu berpegang pada perintah Tuhan, Allahmu,

yang kusampaikan kepadamu.

Lakukanlah itu dengan setia,

sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaan

dan akal budimu di mata bangsa-bangsa.

Begitu mendengar segala ketetapan ini mereka akan berkata:

Memang bangsa yang besar ini

adalah umat yang bijaksana dan berakal budi!

Sebab bangsa besar manakah yang mempunyai Allah

yang demikian dekat kepadanya seperti Tuhan, Allah kita,

setiap kali kita berseru kepada-Nya?

Dan bangsa besar manakah yang mempunyai ketetapan

dan peraturan demikian adil seperti seluruh hukum

yang kubentangkan kepadamu pada hari ini?

                  
L. Demikianlah Sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah.

MAZMUR TANGGAPAN (PS 848; Mzm 15:2-3a.3cd-4ab.5)
Ulangan:





Ayat oleh Pemazmur :

1. Yaitu orang yang berlaku tidak bercela, yang melakukan apa yang adil dan yang mengatakan kebenaran dengan segenap hatinya; yang tidak menyebarkan fitnah dengan lidahnya.
2. Yang tidak berbuat jahat terhadap teman, dan tidak menimpakan cela kepada tetangganya; yang memandang hina orang yang tercela, tetapi menjunjung tinggi orang-orang yang bertakwa.
3. Yang tidak meminjamkan uang dengan makan riba, dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian tidak akan goyah selama-lamanya.                              

BACAAN II  (Yak 1:17-18.21b-22.27) -duduk-

  "Hendaklah kamu menjadi pelaku firman."                

L. Bacaan dari Surat Rasul Yakobus:                                                                                         
Saudara-saudaraku yang terkasih,

setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna,

datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang.

Pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan pertukaran.

Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita

oleh firman kebenaran, supaya pada tingkat yang tertentu

kita menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya.

Terimalah dengan lemah lembut

firman yang tertanam dalam hatimu,

yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

Hendaklah kamu menjadi pelaku firman,

dan bukan hanya pendengar!

Sebab jika tidak demikian, kamu menipu diri sendiri.

Ibadah sejati dan tak bercela di hadapan Allah, Bapa kita,

ialah mengunjungi yatim piatu

dan janda-janda dalam kesusahan mereka,

dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemari oleh dunia.
                              
Demikianlah sabda Tuhan
U. Syukur kepada Allah
                 
BAIT PENGANTAR INJIL (PS 959) -berdiri-


BACAAN INJIL (Mrk 7:1-8,14-15,21-23) -berdiri-     

    "Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia."

I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
I. Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus
U. Dimuliakanlah Tuhan.
I. Pada suatu hari serombongan orang Farisi

dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus.

Mereka melihat beberapa murid Yesus

makan dengan tangan najis,

yaitu dengan tangan yang tidak dibasuh.

Sebab orang-orang Farisi – seperti orang-orang Yahudi lainnya –

tidak makan tanpa membasuh tangan lebih dulu,

karena mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang.

Dan kalau pulang dari pasar mereka juga tidak makan

kalau tidak lebih dahulu membersihkan dirinya.

Banyak warisan lain lagi yang mereka pegang,

umpamanya hal mencuci cawan, kendi dan perkakas tembaga.

Karena itu, orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat itu bertanya kepada Yesus,

“Mengapa murid-murid-Mu tidak mematuhi adat istiadat nenek moyang kita?

Mengapa mereka makan dengan tangan najis?” Jawab Yesus kepada mereka,

“Benarlah nubuat Yesaya tentang kamu, hai orang-orang munafik!

Sebab ada tertulis: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya,

padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Percuma mereka beribadah kepada-Ku,

sebab ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.

Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.”

Lalu Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka,

“Dengarkanlah Aku dan camkanlah ini!

Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskan dia!

Tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskan dia!

Sebab dari dalam hati orang timbul segala pikiran jahat,

pencabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan,

keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.

Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.”


P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus

HOMILI -duduk-      
hening sejenak
     
SYAHADAT SINGKAT -berdiri-   
I + U. Aku percaya akan satu Allah,
Bapa yang mahakuasa,
pencipta langit dan bumi,
dan segala sesuatu yang kelihatan dan tak kelihatan;
dan akan satu Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah yang tunggal.
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad,
Allah dari Allah,
Terang dari Terang,
Allah benar dari Allah benar.
Ia dilahirkan, bukan dijadikan,
sehakikat dengan Bapa;
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.
Ia turun dari surga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita.
Ia dikandung dari Roh Kudus,
Dilahirkan oleh Perawan Maria, dan menjadi manusia.
Ia pun disalibkan untuk kita, waktu Pontius Pilatus;
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan.
Pada hari ketiga Ia bangkit menurut Kitab Suci.
Ia naik ke surga, duduk di sisi Bapa.
Ia akan kembali dengan mulia,
mengadili orang yang hidup dan yang mati;
kerajaan-Nya takkan berakhir.
aku percaya akan Roh Kudus,
Ia Tuhan yang menghidupkan;
Ia berasal dari Bapa dan Putra,
yang serta Bapa dan Putra,
disembah dan dimuliakan;
Ia bersabda dengan perantaraan para nabi.
aku percaya akan Gereja
yang satu, kudus, katolik dan apostolik.
aku mengakui satu pembaptisan
akan penghapusan dosa.
aku menantikan kebangkitan orang mati
dan hidup di akhirat. Amin.     
   
DOA UMAT -berdiri-
I. Kristus mengajak kita untuk lebih setia kepada perintah Allah demi keselamatan kita. Marilah kita panjatkan doa kita kepada Allah Bapa dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Nya terkasih:

L. Bagi Bapa Suci, para Uskup dan para imam:
Semoga Bapa mendampingi Bapa Suci, para Uskup, dan para Imam agar dalam membimbing umat lebih didorong oleh cinta kasih daripada oleh hukum secara harafiah.

Marilah kita mohon...
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.  

L. Bagi masyarakat kita:
Semoga Bapa membimbing masyarakat kita agar selalu menjunjung tinggi kejujuran dan keadilan, berdasarkan cinta kasih.

Marilah kita mohon...
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L. Bagi mereka yang merasa tersisih di sekitar kita:
Semoga Bapa tinggal di dalam diri orang-orang yang merasa tersisih di antara kami, sehingga mereka kembali bersemangat untuk bersatu dan berkarya bersama kami dalam mewartakan sabda-Mu.

Marilah kita mohon...
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.

L. Bagi kita semua di sini:
Semoga Allah Bapa membimbing kita agar hidup kita sesuai dengan Sabda yang kita dengar dari pada-Nya.

Marilah kita mohon...
U. Kabulkanlah doa kami ya Tuhan.
    
I. Allah Bapa yang mahabaik, Engkau selalu menepati janji-Mu. Kebaikan-Mu jauh lebih agung daripada yang kami perkirakan. Berilah kami kekuatan agar hidup kami semakin mirip dengan teladan Yesus Kristus, Putra-Mu dan Tuhan kami.

U. Amin. 

LITURGI EKARISTI

A. PERSIAPAN PERSEMBAHAN

       
LAGU PERSIAPAN PERSEMBAHAN -duduk-   
   
umat berdiri ketika didupai
DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN
I. Berdoalah, Saudara-saudari, supaya persembahanku dan persembahanmu berkenan pada Allah, Bapa yang mahakuasa. -berdiri-
U. Semoga persembahan ini diterima demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita serta seluruh umat Allah yang kudus.   
I.  Ya Allah, kuduskanlah persembahan ini. Semoga karya penyelamatan yang terlaksana dalam sakramen ini, digenapi dalam hidup kami berkat kuasa-Mu. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami.
U. Amin.

 
B. DOA SYUKUR AGUNG
                    
PREFASI  (Prefasi VI Minggu Biasa - Minggu Biasa - Jaminan Paskah Abadi) -berdiri-
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu

I. Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan
U. Sudah kami arahkan

I. Marilah bersyukur kepada Tuhan, Allah kita
U. Sudah layak dan sepantasnya.
I. Sungguh layak dan sepantasnya, ya Bapa yang kudus, Allah yang kekal dan kuasa, bahwa di mana pun juga kami senantiasa bersyukur kepada-Mu. Sebab Engkau mahabaik terhadap kami, Engkau telah menciptakan dan menopang kami, sehingga hanya dalam Dikau kami dapat hidup dan berkembang; perhatian dan kasih sayang-Mu kami alami setiap hari; bahkan kami telah menerima jaminan hidup abadi oleh karena Roh-Mu, yang membangkitkan Yesus dari alam maut. Dan Roh itu Engkau curahkan ke dalam hati kami untuk melestarikan karya penyelamatan-Mu dalam diri kami. Dari sebab itu, kami bersyukur kepada-Mu dan bersama para malaikat kami mewartakan kekuasaan-Mu sambil bernyanyi:          
KUDUS (PS 387)       
Sanctus, Sanctus, Sanctus,
Dominus Deus Sabbaoth;
Pleni sunt caeli et terra gloria Tua.
Hosanna in excelsis.
Benedictus qui venit in nomine Domini.
Hosanna in excelsis

(Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah segala kuasa. Surga dan bumi penuh kemuliaan-Mu. Terpujilah Engkau di surga. Diberkatilah yang datang dalam nama Tuhan. Terpujilah Engkau di surga.)   

DOA SYUKUR AGUNG III (umat berlutut)       

I. Sungguh kuduslah Engkau, ya Bapa. Segala ciptaan patut memuji Engkau. Sebab, dengan pengantaraan Putra-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus, dan dengan daya kekuatan Roh Kudus, Engkau menghidupkan dan menguduskan segala sesuatu. Tak henti-hentinya Engkau menghimpun umat-Mu sehingga dari terbitnya matahari sampai terbenamnya di seluruh bumi dipersembahkan kurban yang murni untuk memuliakan nama-Mu.
  
Maka kami mohon, ya Bapa, sudilah menguduskan persembahan ini dengan Roh-Mu agar bagi kami menjadi Tubuh dan (†) Darah Putra-Mu terkasih, Tuhan kami, Yesus Kristus, yang menghendaki kami merayakan misteri ini.
  
Sebab pada malam Ia dikhianati, Yesus mengambil roti. Ia mengucap syukur dan memuji Dikau, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
  
Terimalah dan makanlah: Inilah Tubuh-Ku yang diserahkan bagimu  

(Ketika Imam memperlihatkan Hosti Suci dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Misdinar membunyikan Gong 3X.

Ketika Imam meletakkan Hosti Suci dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat, misdinar membunyikan lonceng panjang). 


Demikian pula, sesudah perjamuan, Yesus mengambil piala. Sekali lagi Ia mengucap syukur dan memuji Dikau lalu memberikan piala itu kepada murid-murid-Nya seraya berkata:
 
Terimalah dan minumlah: Inilah piala Darah-Ku, Darah perjanjian baru dan kekal, yang ditumpahkan bagimu dan bagi banyak orang demi pengampunan dosa. Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku. 

(Ketika Imam memperlihatkan Piala dengan mengangkatnya, Umat memandangnya. Misdinar membunyikan Gong 3X. Ketika Imam meletakkan Piala dan berlutut, Umat menundukkan kepala dengan hormat dan khidmat, misdinar membunyikan lonceng panjang).    

AKLAMASI ANAMNESIS

I. Sungguh agung misteri iman kita

U. Tuhan, penebus dunia, dengan salib dan kebangkitan-Mu, Engkau membebaskan manusia. Selamatkanlah kami umat-Mu.
 
I. Bapa, kami mengenangkan sengsara Putra-Mu yang menyelamatkan, kebangkitan-Nya yang mengagumkan, dan kenaikan-Nya ke surga. Sambil mengharapkan kedatangan-Nya kembali dengan penuh syukur kami mempersembahkan kepada-Mu kurban yang hidup dan kudus ini. Kami mohon, pandanglah persembahan Gereja-Mu ini dan indahkanlah kurban yang telah mendamaikan kami dengan Dikau.
 
I. Kuatkanlah kami dengan Tubuh dan Darah-Nya, penuhilah kami dengan Roh Kudus-Nya, agar kami sehati dan sejiwa dalam Kristus. Semoga kami disempurnakan oleh-Nya menjadi suatu persembahan abadi bagi-Mu agar kami pantas mewarisi kebahagiaan surgawi bersama dengan pilihan-Mu, terutama bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah, Santo Yusuf suaminya, para rasul-Mu yang kudus dan para martir-Mu yang jaya, dan bersama (Santo/a... serta) semua orang kudus yang selalu mendampingi dan menolong kami.
 
I. Ya Bapa, semoga berkat kurban yang mendamaikan ini, damai sejahtera dan keselamatan semakin dirasakan di seluruh dunia.
 
I. Kuatkanlah iman dan cinta kasih Gereja-Mu yang kini masih berziarah di bumi ini bersama hamba-Mu, Paus kami ...., Uskup kami...., serta semua uskup, para imam, diakon, serta semua pelayan umat, dan seluruh umat kesayangan-mu.
 
I. Dengarkanlah doa-doa umat-Mu yang Engkau perkenankan berhimpun di sini. Demi kerahiman dan kasih setia-Mu, ya Bapa, persatukanlah semua anak-Mu di manapun mereka berada.
 
I. Terimalah dengan rela ke dalam kerajaan-Mu: saudara-saudari kami dan semua orang yang berkenan pada-Mu, yang telah beralih dari dunia ini.
 
I. Kami berharap agar bersama mereka kami pun menikmati kemuliaan-Mu selama-lamanya dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. Sebab melalui Dialah Engkau melimpahkan segala yang baik kepada dunia.
 
I. Dengan pengantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang mahakuasa, dalam persekutuan dengan Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.
U. Amin. 

         (Apabila akhir Doa Syukur Agung ini dinyanyikan Imam, maka "Amin" dinyanyikan umat, misdinar membunyikan lonceng panjang hingga lagu “AMIN” selesai dinyanyikan, lihat TPE hlm 57)

C. KOMUNI

BAPA KAMI  -berdiri-

I. Atas petunjuk Penyelamat kita dan menurut ajaran ilahi, maka beranilah kita berdoa
I+U. Bapa kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rezeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami; dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.
        
I. Ya Bapa, bebaskanlah kami dari segala yang jahat dan berilah kami damai-Mu. Kasihanilah dan bantulah kami supaya selalu bersih dari noda dosa dan terhindar dari segala gangguan sehingga kami dapat hidup dengan tenteram, sambil mengharapkan kedatangan Penyelamat kami, Yesus Kristus.
U. Sebab Engkaulah Raja yang mulia dan berkuasa untuk selama-lamanya.             

DOA DAMAI -berdiri-
I. Tuhan Yesus Kristus, Engkau bersabda kepada para rasul, "Damai Kutinggalkan bagimu, damai-Ku Kuberikan kepadamu." Jangan memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah iman Gereja-Mu, dan restuilah kami supaya hidup bersatu dengan rukun sesuai dengan kehendak-Mu. Sebab Engkaulah pengantara kami kini dan sepanjang masa.
U. Amin. 

I. Damai Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu.
                 
ANAK DOMBA ALLAH  -berlutut-
          
PERSIAPAN KOMUNI -berlutut/berdiri-

Ajakan menyambut Komuni
I. Inilah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuan-Nya
U. Ya Tuhan, saya tidak pantas, Engkau datang kepada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan sembuh.
    
KOMUNI                                  
       
LAGU KOMUNI 1  
     
LAGU KOMUNI 2 

SAAT HENING -duduk-

DOA SESUDAH KOMUNI -berdiri-


I. Marilah kita berdoa:
I.   Ya Allah, kami telah engkau segarkan dengan roti perjamuan surgawi. Kami mohon agar santapan cinta kasih ini meneguhkan hati kami dan mendorong kami untuk melayani Dikau dalam diri saudara-saudari kami. Sebab Dialah Tuhan, Pengantara kami yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, Allah, sepanjang segala masa.
U. Amin. 

RITUS PENUTUP 

BERKAT  -berdiri-
I. Tuhan bersamamu
U. Dan bersama rohmu
     
I. Semoga Saudara sekalian dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang mahakuasa:

(†) Bapa dan Putra dan Roh Kudus.
U. Amin.
  
PENGUTUSAN
  
I. Saudara sekalian, Perayaan Ekaristi sudah selesai.
U. Syukur kepada Allah.

I. Marilah pergi, kita diutus!
U. Amin.
          
PERARAKAN KELUAR  -berdiri-

Untuk melihat/ mendownload teks bacaan, Mazmur dan doa umat silakan klik:
BACAAN 1 DAN 2 MINGGU BIASA XXII TAHUN B FREE DOWNLOAD PDF